Sumenep-Infokom News Room : Meski Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) telah berlangsung sejak dua bulan lalu, tetapi dampaknya bagi harga emas di pasaran tetap terasa. Buktinya, setelah mengalami kenaikan tajam, menyusul kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu, kini harga emas kembali melambung. Dari keterangan sejumlah penjual dan pembeli emas di Kabupaten Sumenep, harga emas kembali melambung. Bahkan, kenaikannya diperkirakan mencapai 10 prOsen. Untuk emas 22 karat misalnya,di pasaran saat ini dijual pada kisaran seharga Rp.125.000,00 hingga Rp.130.000,00 per gram. Sedangkan untuk emas 23 karat, di pasaran saat ini dijual pada kisaran seharga Rp.155.000,00 hingga Rp. 160.000,00 per gram. Begitu juga dengan harga emas 24 karat. Kini harganya melambung pada kisaran Rp 170.000,00 per gram. Padahal, setelah kenaikan harga BBM per 1 Oktober 2005 lalu, harganya relatif wajar, yakni seharga Rp.115.000,00 hingga Rp.120.000,00 untuk 22 karat per gram, Rp.150.000,00 hingga Rp.155.000,00 untuk 23 karat per gram, dan untuk harga emas 24 karat Rp.165.000,00 hingga Rp. 170.000,00 per gramnya. “Tetapi, kenaikannya tidak sama antara toko yang satu dengan lainnya. Ada yang naiknya tidak terlalu tinggi�, ujar Mely (25) asal Desa Bluto Kecamatan Bluto, di depan toko emas di jalan Manikam Bangselok Sumenep, Senin (09/01) siang. Dia menduga, perbedaan harga jual di masing-masing toko tersebut sebagai akibat perbedaan besar kecilnya dalam mengambil keuntungan. Bisa juga sambungnya, didasarkan pada kualitas emas yang dijual di masing-masing toko. Bagaimana dengan harga beli toko ? Menurut penuturan seorang penjaga toko emas di jalan Manikam, untuk harga beli bergantung kondisi emas dari penjual. Semakin bagus kualitas emasnya, semakin tinggi pula harga beli oleh pihak toko. “Biasanya, semua toko lebih menghargai emasnya sendiri. Jadi, ketika menjual ke toko di tempat lain, kemungkinan harganya lebih rendah�, ujarnya. Untuk harga beli emas, tandasnya, pada kisaran Rp.120.000,00 sampai Rp. 125.000,00 untuk 22 karat per gram, Rp.150.000,00 hingga Rp.155.000,00 per gram untuk 23 karat, dan untuk 24 karat antara kisaran Rp.165.000,00 hingga Rp.170.000,00 per gramnya. “Untuk saat ini jauh lebih banyak orang yang akan menjual. Sebab akan menghadapi musim paceklik ke depannya“, tuntasnya. ( RD, Ong, Esha )