News Room, Senin ( 13/06 ) Hingga saat ini, harga daging sapi di sejumlah pasar di Kabupaten Sumenep tetap stabil. Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep, harga daging sapi tidak ada lonjakan yang berarti. Kepala Bidang Bina Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sumenep, Drs. Ec. Achmad Tirmidzi, MM, Senin (13/06) mengatakan, hasil pantauan rutin yang biasa dilakukan pada hari Senin dan Kamis, ternyata harga daging sapi sejak Kamis pekan lalu hingga Senin mingu ini, tidak ada lonjakan. ”Hasil pantauan yang kami lakukan di Pasar Anom Baru dan Pasar Bangkal, harga daging sapi per-kilonya tetap sama dengan minggu lalu yang berkisar antara sebesar Rp. 55.000,00 hingga Rp. 56.000,00,”tegasnya. Achmad Tirmidzi menyatakan, daging sapi yang beredar di pasar Kabupaten Sumenep itu murni daging sapi lokal Sumenep, sebab hasil evaluasi dan monitoring di sejumlah pasar, tidak menemukan adanya daging import yang dijual pedagang. Terkiat dengan wacana pengurangan import sapi dari Australia. Itu sangat menguntungkan pedagang sapi lokal, sebab pengurangan import tersebut bisa menaikkan harga jual sapi lokal Sumenep. ”Kami prediksi dengan wacana pengurangan import sapi tersebut memberi dampak keuntungan bagi pedagang sapi di Madura, khususnya Kabupaten Sumenep, karena sangat berpeluang untuk menaikkan harga sapi lokal, yang selama ini harganya masih murah.”ungkapnya. ( Yasik, Esha )