News Room, Jum’at ( 04/11 ) Memasuki H-2 Idul Adha 1432 Hijriyah, harga daging ayam kampung di pasar anom baru Sumenep, mencapai Rp. 55.000,00 per-kilogram. Harga ini naik Rp. 5 ribu dari hari sebelumnya, Rp. 50.000,00 per-kilogram. Kepala Bidang Bina Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep, Drs. Ec. A. Tirmidi, MM menjelaskan, hasil pantauan beberapa petugas dilapangan, tiap hari beberapa komoditas mengalami kenaikan harga. “Selain daging ayam kampung, harga naik juga terjadi pada daging kambing dari Rp. 70.000,00 menjadi Rp. 80.000,00 per-kilogram, diikuti daging sapi Rp. 65.000,00, yang sebelumnya Rp. 60.000,00 per-kilogram, dan minyak goreng curah dari Rp. 10.000,00 menjadi Rp. 10.250,00 per-kilogram”kata Tirmidzi, di Sumenep, Jumat (04/11). Untuk saat ini, kata Tirmidzi, kenaikan harga yang cukup siginifikan hanya terjadi pada daging baik ayam, sapi maupun kambing. “Komoditas lainnya juga ada yang mengalami kenaikan, kisaran Rp. 1.000,00. Seperti pada harga beras premium kemasan 25 kilogram, sekarang harganya antara Rp. 179.000,00 hingga Rp. 199.500,00 padahal hari sebelumnya harganya kisaran Rp. 178.500,00 hingga seharga Rp. 198.500,00,”terangnya. Tirmidzi memperkirakan, kenaikan harga bagi beberapa komoditas tersebut, akibat pengaruh menjelang Hari Raya Idul Adha 1432 Hijriyah, yang jatuh pada tanggal 6 Nopember 2011. “Permintaan terus meningkat tiap hari, apalagi H-2 seperti sekarang ini. Mungkin setelah lebaran kurban, harga akan kembali stabil,”ungkapnya. Sementara komoditas yang harganya stabil, yakni gula pasir warna putih Rp. 10.150,00 per-kilogram, gula pasir warna agak kemerahan Rp. 9.350,00 per-kilogram, dan daging ayam broiler Rp. 24.000,00 per-kilogram. ( Nita, Esha )