Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 09-11-2011
  • 478 Kali

Harga Cabe Di Sumenep Tembus Rp. 17.000,00 Per-kilogram

News Room, Rabu ( 09/11 ) Awal musim penghujan tahun 2011, harga cabe dipasaran Sumenep naik hingga Rp. 17.000,00, dari hari sebelumnya Rp.15.000,00 per-kilogram. Fluktuasi harga cabe tersebut, berdasarkan hasil pantauan petugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sumenep, di Pasar Anom Baru serta Pasar Bangkal Kecamatan Kota Sumenep. Kepala Bidang Bina Perdagangan Disperindag Sumenep, Drs. Ec. Achmad Tirmidzi, MM menjelaskan, sejak mulai turun hujan awal pekan lalu, harga cabe sudah menunjukkan adanya kenaikan. “Mungkin ini dikarenakan persediaan mulai menipis, akibat baru masuk musim tanam. Selama musim tanam, harga cabe baik keriting, biasa maupun rawit, akan terus mengalami kenaikan,”kata Tirmidzi, di Sumenep, Rabu (09/11). Oleh karena itu, kata Tirmidzi, pihanya meminta warga supaya tidak melakukan pembelian berlebihan, sebab bisa mempengaruhi permainan harga dipasaran. “Tolong warga melakukan pembelian cabe seperti biasanya, tanpa harus memborongnya. Karena, aksi berlebihan akan memicu makin naiknya harga cabe,”terangnya. Tirmidzi mengemukakan, kenaikan harga itu, hanya terjadi pada cabe. Sedangkan, komoditas lainnya seperti daging, beras dan minyak goreng curah masih stabil. “Harga daging sapi tetap Rp. 62.500,00 daging kambing Rp. 70.000,00, daging ayam kampung Rp. 52.500,00, dan daging ayam broiler Rp. 24.000,00 per-kilogram. Sedangkan harga beras premium ukuran 25 kilogram, juga belum ada perubahan antara Rp. 179.000,00 hingga Rp. 199.500,00. Serta harga tetap pada minyak goreng curah, Rp. 10.000,00 per-kilogram. ( Nita, Esha )