Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 20-10-2015
  • 2220 Kali

Harga Cabai Di Sumenep Makin Tertekan

News Room, Rabu ( 21/10 ) Pasokan komoditas cabai dari luar daerah berdampak signifikan terhadap harga cabai di pasar tradisional Sumenep, baik di Pasar Anom Baru maupun Pasar Bangkal.

Untuk cabai merah besar keriting saat ini turun menjadi Rp. 3.000,00 dari pekan lalu yang mencapai Rp. 4.000,00 per- kilogram. Cabai kecil biasa juga mengalami penurunan harga, semula Rp. 10.000,00, sekarang turun menjadi Rp. 8.000,00 per-kilogram. Harga cabai rawit juga turun dari Rp. 8.000,00 menjadi Rp. 6.000,00 per-kilogram. Sedangkan cabai merah besar stabil Rp. 6.000,00 per-kilogram.

"Komoditas cabai memang harganya mudah naik turun, karena sangat dipengaruhi musim dan stok. Kalau musimnya bagus, panen melimpah, ya harganya bisa turun,"kata Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep, Henny Yulianto, Rabu (21/10).

Ia menuturkan, komoditas yang mengalami kenaikan harga pekan ini adalah bawang merah. Pekan lalu harga per-kilonya Rp. 12.000,00, saat ini naik menjadi Rp. 15.000,00. Sedangkan bawang putih tetap Rp. 19.000,00 per-kilogram.

"Yang juga mengalami kenaikan harga itu telur ayam kampung. Pekan lalu Rp. 37.500,00 per-kilogram, sekarang naik menjadi Rp. 40.000,00 per-kilogram. Tapi kalau telur ayam ras, harganya stabil Rp. 19.000,00 per-kilogram,"terangnya.

Henny mengungkapkan, untuk komoditas daging juga tidak mengalami perubahan harga. Daging sapi tetap Rp. 110.000,00 per-kilogram. Kemudian ayam kampung tetap Rp. 65.000,00 per-kilogram, dan ayam broiler Rp. 28.000,00 per-kilogram.

"Sementara harga beras premium merk Ikan Paus kemasan 25 kilogram harganya turun sedikit. Pekan lalu Rp. 245.000,00, sekarang Rp. 243.000,00. Sedangkan merk Lima Jaya super tetap Rp. 240.000,00 per-kemasan 25 kilogram, dan merk Lima Jaya biasa juga stabil Rp. 220.000,00 per-kemasan 25 kilogram,"ungkapnya. ( Nita, Esha )