Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 20-07-2013
  • 427 Kali

Harga Beras Selama Ramadhan Di Sumenep Makin Mahal

News Room, Sabtu ( 20/07 ) Harga kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan ini makin tidak terkontrol. Bahkan, harga beras kualitas premium di pasar tradisional Sumenep, makin mahal. Untuk merk ”Ikan Paus” kemasan per 25 kilogram, dibandrol dengan harga Rp. 220.000,00. Padahal pekan lalu harganya masih di kisaran Rp. 215.000,00. Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep, Heni Yulianto, SE menjelaskan, kenaikan harga beras tersebut diduga karena meningkatkan permintaan di bulan Ramadhan. “Permintaan konsumen makin tinggi. Sedangkan stok tetap. Otomastis hukum pasar pun berlaku. Harga menjadi naik,”katanya. Selain itu, lanjut Heni, komoditas yang juga mengalami kenaikan harga cukup tinggi yakni ayam kampung. Saat ini per-kilogramnya dijual dengan harga Rp. 65.000,00, yang sebelumnya masih Rp. 60.000,00. “Kalau ayam potong harganya masih stabil, yakni Rp. 32.000,00 per-kilogram. Ayam kampung yang harganya naik Rp. 5.000,00 per-kilogram,”terangnya. Heni menambahkan, pekan ini salah satu komoditas yang terus mengalami kenaikan harga, yakni bawang merah. Pekan lalu harga per-kilogram Rp. 37.000,00, sekarang naik menjadi Rp. 40.000,00. Sedangkan harga cabe, masih bertahan cukup mahal, terutama cabe kecil. Per-kilogram, harganya mencapai Rp. 60.000,00. Sedangkan cabe merah besar, Rp. 24.000,00 per-kilogram. “Faktor naiknya harga cabe ini dimungkinkan karena barangnya cepat busuk. Nah, begitu ada keterlambatan pengiriman, banyak yang busuk. Kemudian di daerah produsen cabe, banyak yang gagal panen karena guyuran hujan terus menerus. Ditambah lagi dengan meningkatnya permintaan saat Ramadan. Makanya harga cabe jadi mahal,” ungkapnya. Sementara untuk harga daging sapi, tetap Rp. 90.000,00. Kemudian gula pasir putih Rp. 11.500,00 per-kilogram, gula pasir merah Rp. 11.000,00 per-kilogram. Dan untuk harga minyak goreng curah sebesar Rp 10.500,00. ( Nita, Esha )