News Room, Kamis ( 06/10 ) Harga beras di pasar tradisonal Kabupaten Sumenep, pekan pertama bulan Oktober 2011, mulai terjadi penurunan. Berdasarkan hasil pantauan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep, di Pasar Anom Baru dan Pasar Bangkal, Kecamatan Kota setempat, harga beras merk Ikan Paus sebesar Rp. 200.000,00 per-25 kilogram. Kepala Bidang Bina Perdagangan Disperindag Sumenep, Drs. Ec. Ach. Tirmidzi, MM mengatakan, harga beras merk ikan paus ini menurun dibanding akhir bulan September 2011 lalu, yang sempat mencapai Rp. 204.000,00 per-25 kilogram. “Meski menurun, namun harga beras masih tinggi. Penurunan harga kemungkinan karena banyaknya persediaan besar di pasar. Dan, sesuai pantauan kami, stok beras di Sumenep masih aman-aman saja,” kata Tirmidzi, pada wartawan di Kantor Disperindag Sumenep, Kamis (06/10). Selain beras, kata Tirmidzi, sejumlah kebutuhan pokok juga mengalami penurunan harga. “Hal itu terjadi pada harga daging ayam kampung, sekarang Rp. 48.000,00, dari sebelumnya Rp. 55.000,00 per-kilogram, dan daging ayam broiler, dari Rp. 25.000,00 menjadi Rp. 24.000,00 per-kilogram,”terangnya. Sedangkan harga cabe merah besar dengan cabe rawit, justru meningkat dibanding akhir bulan September 2011 kemarin. “Saat ini, harga cabe merah besar Rp. 8.000,00, sebelumnya Rp. 6.000,00 per-kilogram, dan cabe rawit sebesar Rp. 9.000,00, dari Rp. 6.000,00 per-kilogram,”ungkap Tirmidzi menambahkan. Menurut Tirmidzi, kenaikan harga cabe tersebut, masih dalam taraf kewajaran, sehingga tidak perlu melakukan pembelian yang berlebihan, agar tidak mendongkrak harga dipasaran. ( Nita, Esha )