Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 06-07-2013
  • 429 Kali

Harga Beras Di Pasaran Naik, Bawang Putih Turun Drastis

News Room, Sabtu ( 06/07 ) Penyaluran beras miskin program kompensasi bahan bakar minyak oleh Badan Usaha Logistik (Bulog), tidak mampu meredam kenaikan harga beras. Beras sebagai komoditas penyumbang inflasi, terus merangkak naik. Berdasarkan pantauan di pasar tradisonal seperti di Pasar Bangkal Kecamatan Kota, harga beras medium jenis ditingkat eceran sudah mencapai Rp. 8.000,00 per-kilogram, sebelum penyesuaian harga BBM, beras dipengecer ditawarkan Rp. 7.000,00 per-kilogram. Sedangkan beras kualitas super saat ini Rp. 9.000,00 per-kilogram, sebelumnya Rp. 8.000,00 per-kilogram. Sementara beras premium hingga mencapai mencapai Rp. 9.100,00 per-kilogram. Sementara beras dengan merek Paus ukuran 25 kilogram mencapai Rp. 210.000,00, sedangkan harga gula 1 kilogram mencapai Rp. 12.000,00. Menurut sejumlah pedagang pengecer di Pasar Bangkal, kenaikan harga beras medium bukan karena stok di pasaran terbatas. Barang masih mencukupi kebutuhan masyarakat, tapi merupakan imbas dari penyesuaian harga BBM. "Kenaikan harga beras merupakan imbas dari penyesuaian harga BBM. Sejak ongkos angkut naik, otomatis harga komoditas yang diangkut ikut-ikutan naik,"kata salah seorang pedagang, Nurhayati. Menurutnya, di tingkat penggilingan, harga beras medium sebelum kenaikan harga BBM Rp. 7.200,00 per-kilogram, sekarang Rp. 7.500,00 hingga Rp. 7.600,00 per-kilogram. Di tingkat eceran, harga semakin naik karena terbebani dengan ongkos angkutan. Naiknya harga di pasar juga terjadi pada harga cabe yang melambung hingga mencapai Rp. 80.000,00 padahal sebelum BBM naik, hanya dibawah Rp. 50.000,00. Namun berbeda dengan harga bawah putih yang justru turun drastis yang sebelumnya mencapai harga Rp. 25.000,00 himgga Rp. 30.000,00, saat ini turun hingga Rp.10.000,00. “Mudah-mudahan sejumlah harga kebutuhan pokok segera stabil, meskipu ada kenaikan seteah adanaya kenaikan BBM, diharapkan tidak sampai melambung,”tutur Riskiyah, salah seorang ibu rumah tangga di Desa Bangkal. ( Ren, Esha )