News Room, Jumat ( 10/04 ) Persoalan klasik hampir setiap organisasi ialah minimnya dana, maupun sarpras (sarana prasarana). Namun menurut Ketua KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Sumenep, H. Sofyan Hadi, persoalan dana tidak boleh sampai mempengaruhi prestasi. “Gak ada kamusnya itu, prestasi jeblok karena alasan dana dan sarpras tak memadai,” kata H. Sofyan, pada News Room, Jumat (10/04).
Sofyan menambahkan, keberadaan dana, khususnya bantuan dari Pemerintah kepada masing-masing Cabang Olahraga (Cabor) sejatinya hanyalah stimulan saja.
Setiap cabor maupun para atletnya diharapkan bisa lebih semangat dengan adanya stimulan tersebut.
“Tapi jangan dipersoalkan masalah besar kecilnya bantuan dana. Karena sifatnya perangsang saja. Saya harap tidak mempengaruhi semangat dan prestasi,” tambahnya.
Sofyan mengakui jika memang sering ada keluhan-keluhan dari cabor atau atlet mengenai ketersediaan dana. Namun ia selalu memberikan dorongan agar setiap cabor terus semangat dan membuktikan kemampuan.
“Buktikan dulu. Saya kira nanti Pemerintah tak akan tutup mata jika memang berprestasi. Tapi mau diberi bantuan gimana kalau dari tahun ke tahun prestasinya gak ada, malah terus jeblok misalnya. Ya enggak logis itu,” tutupnya. ( Farhan, Esha )