News Room, Selasa ( 22/03 ) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, nampaknya kurang maksimal dalam menyikapi persiapan sarana untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA sederajat.
Terbukti, hingga H-13 ini, SMA Negeri 1 Sumenep, yang merupakan salah satu penyelenggara UNBK, masih kekurangan komputer sebanyak 33 unit. Padahal Unas akan digelar pada tanggal 4 hingga 6 April 2016.
“Untuk SMA Negeri I Sumenep membutuhkan sarana komputer sebanyak 108 unit, namun yang tersedia hanya 75 unit. Jadi, masih kurang 33 unit komputer,”kata Kepala SMAN I Sumenep, Syamsul Arifin, Selasa (22/03).
Ia menuturkan, untuk memenuhi kebutuhan komputer itu, pihaknya sudah mengajukan penambahan ke Dinas Pendidikan (Disdik) setempat. “Kita sudah mengajukan penambahan komputer di Disdik Sumenep. Tapi, sampai saat ini belum ada jawaban,” terangnya.
Syamsul mengungkapkan, jumlah peserta Unas di SMAN I Sumenep sebanyak 323 siswa. Ratusan peserta Unas itu akan mengikuti ujian secara bergantian. Satu unit komputer akan digunakan oleh 3 siswa. “Sesuai aturan, satu unit komputer digunakan oleh 3 siswa peserta UN,”ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Drs. H. Ach. Shadik, M.Si enggan berkomentar dengan alasan sibuk. “Mohon maaf sekarang saya sibuk, ini banyak pekerjaan,”jawabnya singkat ketika dihubungi via telpon genggamnya.
Di Sumenep, ada 2 lembaga Sekolah Menengah Atas (SMA) yang akan menggelar Unas berbasis komputer tahun ini, yakni SMAN I Sumenep, dan SMKN I Sumenep. ( Nita, Esha )