Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 22-05-2006
  • 592 Kali

GUBERNUR JAWA TIMUR SEPAKATI PROGRAM PERCEPATAN PEMBERANTASAN BUTA AKSARA

Sumenep-Kominfo News Room : Penandatangan kesepakatan bersama Pelaksanaan Program Percepatan Pemberantasan Buta Aksara telah dilaksanakan oleh Gubernur Jawa Timur H Imam Utomo dengan organisasi masyarakat (PKK, Muslimat NU, Aisyiah, Al-Hidayah, Fatayat NU, Nasyiatul Aisyiah, Persit, Bhayangkari), BKOW, PGRI dan Perguruan Tinggi Negeri maupun swasta, beberapa waktu lalu di ruang Graha Wicaksana Praja Jl. Pahlawan 110 Surabaya. Gubernur mengatakan, pemberantasan buta huruf merupakan kegiatan yang positif karena dapat membangun dan menumbuhkan kerjasama yang baik dalam mendukung kebijakan pemerintah di bidang pendidikan. Hal ini tercetus pada Pembukaan UUD 1945 yang menyatakan salah satu tujuan Pemerintah Indonesia adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. “Untuk itu setiap Warga Negara Indonesia (WNI) berhak memperoleh pendidikan yang merata dan bermutu sesuai minat dan bakat yang dimiliki tanpa memandang status sosial, etnis dan gender�, katanya. Dikatakannya, pemerataan dan mutu pendidikan akan membuat WNI memiliki keterampilan, sehingga memiliki kemampuan untuk mengenal dan mengatasi masalah diri dan lingkungannya, mendorong tegaknya masyarakat madani dan modern yang di jiwai nilai-nilai Pancasila. Upaya pembangunan bangsa dalam mengentas kebodohan dan kemiskinan pemerintah melibatkan dengan semua komponen untuk memberikan pelayanan pendidikan bagi penduduk penyandang buta aksara. Untuk itu, Program Percepatan Pemberantasan Buta Aksara di Jawa Timur tahun 2006 akan menuntaskan sekurang-kurangnya 111.957 orang penduduk penyandang cacat berusia 15-45 dari data BPS Jawa Timur yang masih 738.114 orang. Pelaksanaan ini diperkirakan akan berakhir pada tahun 2008. Program Percepatan Pemberantasan Buta Aksara di Jawa Timur tahun 2006 itu bertujuan untuk mensinergikan potensi dan mendukung kebijakan pemerintah di bidang pendidikan, khususnya PPBA. Kegiatan ini diikuti Dirjen PLS Depdiknas, Polda Jatim, Bupati/Walikota se Jawa Timur, Kepala Dinas, Badan, Kantor BKOW, PKK, PGRI, Muslimat NU dan Perguruan Tinggi. ( Info Jatim, Esha )