Sumenep-Kominfo News Room : Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) VI Jawa Timur secara resmi dibuka oleh Gubernur Jawa Timur, H. Imam Utomo, di Stadion Gajayana Malang, Selasa kemarin (25/07). Ada yang menarik dari pernyataan orang nomor satu di Jawa Timur itu dalam memberikan motivasi bagi sekitar 6.000 atlet yang mengikuti pertandingan 12 cabang olahraga yang dipertandingkan. Mengawali sambutannya, Gubernur meminta seluruh Bupati dan Walikota se Jawa Timur untuk melakukan pembinaan dibidang olahraga, khususnya bagi para pelajar. Mengingat dari para atlet pelajar ini nantinya akan tumbuh dan berkembang menjadi atlet profesional. Apalagi ditandaskan H. Imam Utomo, Propinsi Jawa Timur yang merupakan gudangnya atlet, telah dan terus bisa membuktikan diri memiliki atlet terbaik, dan sukses di tingkat nasional. Mereka itu berasal dari para pelajar termasuk yang sekarang mengikuti pertandingan ini. Pernyataan Gubernur ini, mendapat respon para atlet, tak pelak sambutan tepuk tangan, bergema baik yang berasal dari para kontingen maupun siswa se Kota Malang yang hadir pada acara pembukaan tersebut. "Kalian semua merupakan atlet terbaik di daerah masing-masing, karena itu bertandinglah dengan penuh semangat. Sebab dari kalian inilah nantinya akan lahir atlet yang berprestasi tingkat Propinsi dan tingkat Nasional, sekaligus menggantikan atlet senior yang saat ini menjadi duta Jatim pada ajang even nasional," tandas H. Imam Utomo. Untuk menjadi atlet nasional, lanjut H. Imam Utomo caranya tidak lain adalah dilakukan pembinaan, jika tidak ada pembinaan, mustahil akan lahir atlet berprestasi. Karena itu semasa muda seperti para pelajar ini memiliki peluang emas untuk menjadi yang terbaik senyampang mau berlatih dan terus berlatih. Disamping itu yang tidak kalah pentingnya untuk mencapai keberhasilan, adalah kedisiplinan dan ketertiban. “Kedisiplinan ini harus dilakukan se optimal mungkin. Sudah terbukti kesuksesan seseorang faktor utamanya adalah disiplin,†ujarnya. Jawa Timur sejauh ini tetap dipandang sebagai propinsi yang berhasil dalam membina olahraga, pada Popnas empat tahun yang lalu menjadi juara kedua, sedangkan pada Popnas di Medan dua tahaun silam Jawa Timur menjadi juara pertama, mengalahkan propinsi lain. Pihaknya juga menyatakan bahwa para atlet ini sekaligus nanti akan dipersiapkan untuk mengikuti Popnas di Kalimantan Timur. "Bagi yang berhasil mendapat juara, ditingkat Jawa Timur, akan menjadi duta Jawa Timur di tingkat nasional, ini merupakan peluang bagus bagi para pelajar. Sedangkan bagi yang belum berhasil kalian semua harus tetap semangat untuk berlatih dan berlatih lagi, peluang masih ada di even lainnya, kalian semua jangan putus asa," pinta H. Imam Utomo. H. Imam Utomo juga menyampaikan rasa bangganya kepada seluruh atlet pada saat melakukan devile. Dari wajah para atlet ini terlihat semangat tinggi dan penuh sportifitas. Selain itu, dikatakan Imam Utomo pembinaan atlet tidak bisa hanya diserahkan kepada pemerintah saja, tetapi masing-masing personil atlet dan cabang olahraga harus memiliki keinginan untuk maju, sehingga keduanya bisa berjalan seiring dan se tujuan. "Para atlet harus memotivasi diri sendiri agar bisa lebih maju, hal itu sangat penting. Saya melihat ada atlet kecil dari Kabupaten Madiun dan Kebupaten Gresik, bersemangatlah kalian semua, agar prestasi bisa kalian raih," pinta Gubernur Sementara itu Walikota Malang Drs Peni Suparto MAP pada sambutannya menyampaikan selamat datang, dan rasa bangganya sebab Kota Malang dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan even besar bagi para pelajar se Jawa Timur itu. Pihaknya berharap agar seluruh kegiatan yang dilaksanakan sejak 25 hingga 30 Juli nanti berjalan sesuai dengan rencana. "Kami mengucapan selamat datang dan selamat bertanding semoga kalian semua sukses," pungkas Peni Suparto. Pembukaan Popda VI di Kota Malang, kemarin diwarnai dengan berbagai kegiatan, selain devile atlet dari 38 Kota dan Kabupaten, juga ada atraksi terjun payung dan demonstrasi atlet panahan. ( JNR, Esha )