Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 20-07-2006
  • 737 Kali

GUBERNUR JATIM RESPON POSITIF MADURA JADI PROPINSI BARU

Sumenep-Kominfo News Room : Gubernur Jawa Timur merespon positif munculnya wacana bahwa Madura akan menjadi sebuah propinsi tersendiri. Namun demikian, perlu wawasan kebangsaan dan prospek Madura dimasa yang akan datang, serta dampak dari berdirinya propinsi baru, perlu dijelaskan lebih detail lagi kepada para tokoh dan masyarakat Madura. Asisten Bidang Ketataprajaan Sekretariat Daerah Propinsi Jawa Timur, Drs. Chusnul Arifien Damuri, M.Si, MM dalam rapat persiapan audiensi forum silaturahmi MUI se Madura, Rabu kemarin (19/07) mengatakan, penerimaan sejumlah ulama ini merupakan kesempatan pemerintah Propinsi Jawa Timur untuk bisa menjelaskan kepada ulama Madura, tentang beberapa prospek Madura dimasa yang akan datang pasca selesainya pembangunan Jembatan Suramadu. Wacana rencana pembentukan Propinsi Madura sendiri menurutnya sudah sering dijelaskan Gubernur dalam setiap kesempatan. Intinya, Gubernur menerima usulan itu, sejauh orang-orang Madura sendiri sudah siap lahir dan bathin. “Ibaratnya orang yang berumahtangga harus mampu mandiri”, ujarnya. Terkait dengan persyaratan administrasi, menurut Chusnul, salah satu syarat dalam membentuk propinsi baru harus memiliki wilayah sebanyak lima Kabupaten. Mantan penjabat Walikota Surabaya ini menilai, dibanding Propinsi Gorontalo maupun Banten, wilayah Madura jauh lebih prospek kemajuannya bila Jembatan Suramadu telah selesai pembangunannya. Namun, masyarakat Madura juga perlu mempersiapkan diri dalam mengantisipasi dampak pengoperasionalan Jembatan Suramadu. Oleh karenanya, dalam audiensi dengan forum ulama MUI se Madura diharapkan bisa dijadikan kesempatan untuk saling bertukar pikiran dan saling memberikan penjelasan tentang kesiapan masing-masing. Khusus pelaksanaan pembangunan Jembatan Suramadu, Chusnul berpesan agar Tim Suramadu bisa memaparkan secara gamblang tentang pelaksanaannya. Secara kasat mata, dampak dari selesainya pembangunan jembatan Suramadu ini sudah pasti akan sangat besar bagi kemajuan perekonomian Madura, termasuk juga pergeseran kultur dan budaya yang ada di Madura. “Dalam audiensi dengan MUI Madura itu nanti akan diketahui, apa yang dipersiapkan masyarakat Madura untuk menjaga keutuhan kultur dan budayanya,” imbuhnya. Menurut rencana, audiensi akan diterima Sekretaris Daerah Propinsi Jawa Timur dan akan dilaksanakan pada minggu depan, dengan menyesuaikan jadwal Sekdaprop. ( JNR, Esha )