News Room, Senin ( 01/06 ) Tumbuhnya organisasi pemuda dan mahasiswa dari berbagai bidang, diharapkan tidak hanya sekedar menjadi simbol belaka, namun harus dapat menjadi sebuah gerakan yang dapat memberikan andil dalam mewujudkan membangunan bangsa ini lebih baik.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumenep, Sufiyanto, SE, M.Si saat mewakili Bupati Sumnep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si pada Deklarasi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumenep, di Hotel C1, Senin (01/06) berharap, agar mahasiswa tidak hanya banyak melakukan kegiatan di “jalan”, namun bagaimana dari jalanan bisa tumbuh ke pemikiran.
“Saat ini tidak hanya diperlukan aksi-aksi yang banyak menimbulkan reaksi, namun bagaimana dalam menyuarakan demokrasi lebih memberikan solusi yang strategis,” ungkapnya.
Para generasi muda juga diajak untuk turut mewarnai berbagai kemajuan mulai sekarang. Apalagi yang menjadi perhatian saat ini dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Bagaimana generasi muda mulai melirik untuk berkarya nyata dan berinvestasi untuk kemakmuran bangsa di masa mendatang.
Sementara itu, Ketua DPC GMNI Sumenep, Sindi Lea Sindi Prastiwi, mengakui, kegiatan yang deklarasi GMNI Sumenep yang mengusung tema “Mengukuhkan Kembali Nilai-nilai Pancasila Dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)", bertujuan agar GMNI bisa dikenal seperti organisasi pemuda dan mahasiswa yang ada sebelumnya.
“GMNI Sumenep juga akan turut mewarnai, seperti orgasisasi yang lain, namun kami lebih untuk membangun dan menyuarakan hak rakyat,”ungkap mahasiswi semester VIII Fakultas Ekonomi UNIJA Sumenep.
Bahkan, setelah kegiatan tersebut, semua anggota GMNI Sumenep akan turun jalan dengan berjalan kaki menuju ke Taman Adipura, agar masyarakat lebih mengenal GMNI. Kedepan pihaknya bersama teman-temannya yang lain akan terus menyuarakan mengenai ideologi Pancasila, sebagai kaum marhaenis sejati. ( Ren, Esha )