Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 18-07-2006
  • 2331 Kali

GEMPA BUMI DAN TSUNAMI PANGANDARAN KORBAN TEWAS MENJADI 172 ORANG

Sumenep-Kominfo News Room : Hingga pukul 08.55 WIB, Selasa (18/07), korban gempa dan tsunami di Kabupaten Ciamis mencapai 172 orang. Sebagian besar jenazah yang dievakuasi di Balai Desa Pangandaran, Kecamatan Pangandaran, sudah dikafani dan sebagian lainnya masih menunggu untuk diidentifikasi. Sebagian besar korban tewas berasal dari Kecamatan Pangandaran, yakni 35 orang. Sisanya dari lima Kecamamatan lainnya yang juga terkena tsunami, yakni Kecamatan Cimerak, Cijulang, Parigi, Sidamulih, dan Kalipucang. Jumlah ini kemungkinan terus bertambah, mengingat saat ini aparat dan relawan tengah menyisir daerah bencana dan mengevakuasi jenazah susulan. Adapun korban luka-luka sebanyak 72 orang dan warga yang kehilangan anggota keluarga mencapai 86 orang. "Anak saya empat belum ada kabar. Tolong bantu kami. Kalau ketemu suruh ke sini", papar Rukmana (40) yang tak mampu berjalan akibat luka di kaki. Rukmana hanya menangis di tempat evakuasi Masjid Agung Al-Istiqomah, membayangkan nasib anak-anaknya. Penanganan bencana yang dikoordinasi oleh Pemerintah Kabupaten Ciamis masih belum maksimal. Hingga pukul 09.00 WIB ratusan warga yang dievakuasi ke Masjid Al-Istiqomah belum mendapat makan pagi. Mereka hanya minum air mineral. Sebagian makan biskuit dan roti sisa semalam. "Memang koordinasi belum maksimal. Kami masih terus memperbaiki. Soal logistik, sebentar lagi akan dibuat dapur umum", kata Pangdam III Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Sriyanto. Sementara itu Kapolri Jenderal Sutanto dan Gubernur Jawa Barat, Danny Setiawan dikabarkan akan datang Selasa pagi ini. ( KCM, Esha )