News Room, Selasa ( 25/11 ) Kegiatan gemar makan ikan merupakan bagian itikat baik Pemerintah dan Forikan dalam mendukung program gerakan makan ikan yang dilaksanakan Kementerian Kelauatan sejak tahun 2004 lalu. Hal tersebut diungkapkan Ketua Forikan Kabupaten Sumenep, Ny. Nurfitriana Busyro Karim pada acara Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) Dan Lomba Cipta Menu Berbahan Dasar Ikan, serta Lomba Mewarnai Tingkat PAUD Kabupaten Sumenep di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Sumenep, Selasa (25/11). Menurutnya, kegiatan Gemarikan sangat layak dilakukan karena Indonesia khususnya di Kabupaten Sumenep memiliki potensi ikan yang luar biasa. Dan itu sesuai pula dengan yang diprogramkan Pemerintahan baru saat ini untuk memanfaatkan kekayaan maritimnya. “Negara kita sebenarnya memiliki kekuatan potensi laut yang luar biasa, hanya sayang masyarakat kita masih sedikit yang mengkonsumsi ikan, padahal makan ikan sangat baik bagi perkembangan intelgensi anak.”jelasnya. Untuk itu kegiatan Gemarikan tahun ini sengaja dilaksanakan dengan mengutamakan menu makanan bagi anak. Agar olahan ikan yang selama ini masih identik dengan aroma amis dan sebagainya akan banyak menu olahan yang dibuat. Sehingga akan memperkaya kuliner ikan di Sumenep. Sementara Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si dalam sambutannya juga mengakui potensi Kabupaten Sumenep yang terdiri dari banyak pulau sangat luar biasa. Sehingga, banyak nelayan dari luar wilayah Sumenep seperti Semarang dan sebagainya datang dan menangkap ikan di perairan yang ada di Sumenep. “Karena itu potensi yang dimiliki sangat perlu untuk dikelola dengan baik yang salah satunya dengan gemar makan ikan.”ungkapnya. Dijelaskan, perlunya makan ikan seperti di Negara Jepang yang memiliki tingkat konsumsi 140 kilogram perkapita pertahun dan memiliki angka harapan hidup 802,25 tahun. Dan Indonesia memiliki tingkat harapan hidup Indonesia baru mencapai 70.76 tahun. Sedangkan di Jawa Timur tingkat konsumsi ikan terbanyak dari Sumenep, di tahun 2011 saja konsumsi ikan Sumenep mencapai 28,30 kilogram perkapita pertahun dan pada tahun 2013, mencapai 29,96 kilogram perkapita pertahun dan tahun ini ditarget 31,28 kilogram perkapita pertahun dan berarti melampaui konsumsi ikan di Jawa Timur yang hanya 25 kilogram perkapita pertahun. ( Ren, Fer )