Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 31-03-2011
  • 616 Kali

Gelombang Tinggi, Nelayan Masalembu Tambatkan Perahu

News Room, Kamis ( 31/03 ) Buruknya cuaca laut di Pulau Masalembu, Sumenep, memaksa para nelayan setempat, menambatkan perahu. Mereka lebih baik memilih tidak melaut, karena ketinggian ombak diatas 2 meter. Menurut Anggota DPRD Sumenep asal Masalembu, Darul Hasyim, kondisi ini sudah terjadi sejak tiga hari lalu. “Kebetulan sekarang saya berada di Masalembu, guna melaksanakan reses atau serap aspirasi. Wilayah Masalembu saat ini, memang sedang dikepung gelombang laut yang sangat tinggi. Akibatnya, nelayan tidak melaut,” kata Darul, ketika dihubungi melalui telepon genggamnya, Kamis (31/03). Darul menjelaskan, kondisi ini dianggap musim tahunan, jika memasuki akhir bulan Maret. “Kalau akhir Maret, gelombang laut di Masalembu tinggi. Ini terjadi setiap tahun. Untuk menjaga jarak saja sulit, apalagi mencari ikan. Makanya nelayan memilih istirahat, karena tidak mau menanggung resiko,”terangnya. Bahkan, kata Darul, jalur transportasi dari Masalembu menuju Kalianget (Sumenep) dan sebaliknya, juga lumpuh. “Persediaan kebutuhan pokok mulai menipis, akibat tidak ada transportasi laut yang berani berlayar,”ujarnya. Sementara, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalianget, Sumenep, Samsul Arifin membenarkan, jika ombak di Masalembu mencapai 2 hingga 2,5 meter. “Ini sangat membahayakan bagi perahu maupun kapal kecil. Tapi, untuk kapal besar tidak ada masalah. Sebaiknya, para nelayan tidak memaksakan untuk berlayar hingga gelombang laut kembali membaik,”ungkapnya. Diperkirakan cuaca ekstrem di Masalembu ini akan berlangsung hingga 2 hari kedepan. ( Nita, Esha )