Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 29-01-2012
  • 688 Kali

Gelombang Menurun, Sebagian Kapal Mulai Beroperasi

News Room, Senin ( 30/01 ) Sebagian kapal milik operator pelayaran di Sumenep mulai beroperasi, pada Senin (30/01) pagi, seiring menurunnya gelombang laut. Kapal yang sudah beroperasi adalah kapal Kartika milik PT. Dharma Lautan Utama (DLU), dengan melayani trayek dari Pelabuhan Kalianget, Sumenep, ke Jangkar, Situbondo. Kepala Cabang PT DLU Kalianget, Wiweko Agung menjelaskan, cuaca di perairan Sumenep, mulai membaik. Tinggi gelombang saat ini berkisar antara 0,5 hingga 2 meter. “Bagi kami gelombang itu sudah bisa dilalui pelayaran, makanya kami memutuskan untuk berangkat,”katanya. PT. DLU melayani lintasan Kalianget-Jangkar setiap hari, dengan titik pemberangkatan awal dari Pelabuhan Kalianget jam 08.00 WIB pagi. Namun karena cuaca buruk, selama sepekan kemarin, PT. DLU menunda pemberangkatan Kapal Dharma Kartika. Sementara, Kapal Dharma Bahari Sumekar (DBS) II, milik PT. Sumekar Line, sebagai operator kapal yang melayani lintasan Kalianget-Kangean, juga memutuskan memberangkatkan armadanya pada Minggu (30/01) malam, dan Senin pagi kembali bertolak dari Kangean ke Kalianget. Manager Operasional PT. Sumekar Line, Bambang Supriyo menjelaskan, pihaknya memberangkatkan kapal ke Kangean, karena menganggap kondisi cuaca sudah membaik. “Gelombang sudah mulai turun kok, kalau ombak tetap ada, tapi tidak berbahaya untuk pelayaran. Yang pasti, kami akan selalu memperhatikan keselamatan penumpang, kalau sekiranya tidak bisa dilalui, ya berlindung. Namun, Alhamdulillah perjalanan lancar menuju Kangean,”terangnya. Bambang menambahkan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Syahbandar dan BMKG dalam memberangkatkan kapal, mengingat cuaca masih dalam kondisi ekstrem. “Cuaca ini kan berubah setiap detik, sekarang normal, bisa saja tiba-tiba memburuk lagi. Koordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terus kami lakukan selama kapal berangkat,”ujarnya. Namun, berbeda halnya dengan pelayaran menuju Kepulauan Sumenep, yang hingga Senin (30/01) ini, masih belum bisa diberangkatkan karena tinggi gelombang diatas 3 meter. Sementara, kondisi berbeda justru dialami Kapal cepat Express Bahari 3C milik PT. Sakti Inti Makmur (SIM), yang hingga Senin (30/01) ini belum berani berangkat menuju Pulau Kangean dari Pelabuhan Kalianget, karena cuaca dianggap masih buruk. Kepala cabang PT. SIM Kalianget, Wijiyanto menjelaskan, pihaknya mendapat informasi dari BMKG Maritim Perak, Surabaya, tinggi gelombang di perairan Kangean bisa mencapai 3,5 meter. “Kondisi seperti itu tidak memungkinkan bagi kami untuk melakukan pelayaran. Makanya, kami memilih kembali menunda pemberangkatan kapal cepat,”ungkapnya. PT. SIM melayani lintasan Kalianget-Kangean 3 kali dalam sepekan, yakni pada hari Senin, Kamis, dan Sabtu. Titik awal pemberangkatan kapal dari Pelabuhan Kalianget. ( Nita, Esha )