News Room, Kamis ( 05/02 ) Dalam dua pekan terakhir cuaca laut semakin memburuk, bahkan tinggi gelombang di perairan Sepudi dan Kangean mencapai 7 meter. Karena kondisi tersebut, diharapkan bagi perusahaan pelayaran maupun pemilik kapal layar hendaknya tidak melakukan pelayaran hingga batas waktu yang belum ditentukan. Hal tersebut diungkapkan Kepala Administrator Pelabuhan (Adpel) Kalianget, Abd. Rahem ketika ditemui News Room dikantornya, Kamis (05/02). Menurutnya, sesuai informasi cuaca pelayaran dari Stasiun Meteorologi Maritim Perak Surabaya per tanggal 04 Pebruari 2009, tinggi gelombang laut Jawa Samudera Indonesia mencapai 2 hingga 7 meter. “Kami menghimbau agar semua perusahaan pelayaran maupun pemilik kapal untuk tidak berlayar dulu hingga keadaan cuaca membaik, “ujar Abdur Rahem. Sesuai kapasitas kapal dibawah 500 ton tidak bisa melakukan pelayaran dalam kondisi cuara seperti sekarang ini. Bahkan, bagi perusahaan kapal yang tidak mengindahkan peringatan tersebut tegas Abdur Rahem, perusahaan pelayarannya bisa ditutup. Sekedar diketahui, prakiraan cuaca dan gelombang laut yang berlaku selama 24 jam dari tanggal 15 Pebruari 2009 pukul 00.00 UTC, diantaranya sebagai berikut, wilayah perairan Sepudi dan Kangean dengan arah dan kecepatan angin dari barat (B) ke barat laut (BL), 15 hingga 40 Knot dengan keadaan cuaca berawan dan berpeluang hujan. Sedangkan tinggi gelombang dari 1,5 hingga 7 meter. Sedangkan diperairan Bawean-Masalembu tinggi gelombang 4 hingga 7 meter. (Ren, Esha)