New Room, Selasa ( 21/10 ) Gelar Lomba Desa yang diselenggarakan rutin setiap tahun, jangan hanya dijadikan program rutinitas saja. Namun kegiatan ini harus memberikan dampak berkelanjutan bagi perkembangan Desa. Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Pamolokan, Rachmad Ariady kepada News Room, Selasa (21/10) di ruang kerjanya. Rachmad Ariady mengatakan, gelar lomba Desa membuat bengkaknya pengeluaran pihak Desa, harus mulai diperhitungkan sebagai program pemberdayaan yang berkelanjutan. Jika tidak, kegiatan tersebut akan menyisakan beban. Selanjutnya Rachmad dalam memaknai lomba Desa ada hal yang perlu dicermati, pertama secara perspektif ekonomi, kedua sumber dana yang dikeluarkan pihak Desa harus jelas. Jika biaya itu berasal dari hutang, maka dalam proses pemberdayaan, hal itu pasti tidak mengena. Sebab, konteks penyelenggaraan lomba itu adalah peningkatan partisipasi masyarakat. Rachmad berharap, lomba Desa harus dirasakan sebagai program milik masyarakat, bukan sekedar prestise pejabat Desa. ( JuP-01, Fer )