Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 26-11-2018
  • 990 Kali

Gelar Kejurkab Antar Pelajar 2018, Rebut Piala Forki V

Media Center, Senin ( 26/11 ) Pengurus Kabupaten (Pengkab) Federasi Karateka Indonesia (Forki) Cabang Sumenep, menggelar Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Karate Antar Pelajar se-Kabupaten Sumenep 2018 dengan memperebutkan Piala Forki Sumenep V.

Kejurkab Karate Antar Pelajar ini diikuti 182 siswa-sisiwi dari seluruh lembaga sekolah, mulai tingkat SD, SMP dan SMA se-Kabupaten Sumenep.

Ketua Harian Forki Cabang Sumenep, Santoso mengungkapkan, Kejurkab Karate Antar Pelajar tersebut merupakan salah satu program Forki di tahun 2018, sekaligus sebagai wujud pembinaan generasi muda dalam rangka pencarian bibit-bibit atlet karateka di Sumenep.

“Kejurkab Karate Antar Pelajar ini merupakan kejuaraan ke-5 yang telah digelar oleh Forki Cabang Sumenep setiap tahunnya, untuk mencari bibit-bibit atlet karate di Sumenep ini,” ungkap Santoso di GOR Achmad Yani Pangligur Sumenep, Senin (26/11/2018).

Menurutnya, para juara Kejurkab Antar Pelajar di Bumi Sumekar ini nantinya diharapkan akan terpilih para juara di masing-masing golongan untuk nantinya bisa berlaga di tingkat regional bahkan nasional.

Dikatakan, pada Kejurkab Karate Antar Pelajar tahun 2018 mempertandingan sebanyak 238 kelas, selain menggunakan juri dari daerah asal, Forki Cabang Sumenep juga mendatangkan beberapa juri dari luar daerah, seperti dari Kabupaten Pamekasan, Sampang, dan Bangkalan.

Ditambahkan, data-data peserta Kejurkab Antar Pelajar yang ada memang tidak jauh beda dari tahun-tahun sebelumnya, namun untuk tingkat SMA memang mengalami penurunan, karena ada kemungkinan atlet karate yang baru saja lulus SMP tidak bisa mengikuti Kejurkab, karena belum diketahui oleh pihak sekolah.

“Saat ini, peserta di tingkat SMA hanya diikuti sebanyak 36 pelajar, sedangkan untuk tingkat SD diikuti 88 pelajar, dan SMP sebanyak 114 pelajar,” jelasnya.

Santoso berharap ke depan akan semakin meningkatkan sosialisasi kepada para Kepala Sekolah, agar lebih mendukung kegiatan non akademik, seperti karate. Karena Kabupaten Sumenep memiliki potensi atlet karateka yang membanggakan. ( Ren, Esha )