News Room, Kamis ( 15/11 ) Memasuki Tahun Baru Islam, Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar acara Doa Akhir Tahun 1433 Hijriyah dan Doa Awal Tahun 1434 Hijriyah, di Pendopo Agung Sumenep, Rabu (14/11) berlangsung sore hingga malam hari. Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si pada kesempatan tersebut mengungkapkan, serangkaian kegiatan dalam menyambut Tahun Baru Islam, dianjurkan oleh para ulama untuk banyak-banyak berdoa, sebagai refleksi diri untuk menghadapi tahun berikutnya. Karena itu, kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Sumenep dengan menggelar serangkaian kegiatan, seperti Lomba Gerak Jalan Sholawat pada pagi hari dan kegiatan Doa Akhir Tahun 1433 Hijriyah dan Doa Awal Tahun 1434 Hijriyah, agar tidak kemudian melaksanakan kegiatan yang hanya hura-hura saja. “Misalnya, kenapa membaca Surat Yasin serta Doa Taubah Nabi Yunus, As serta berbagai doa lainnya, hal itu sebagai upaya pemasrahan diri kepada Allah SWT,”ujarnya. Bupati berharap, dalam melangkah tidak ragu-ragu, bahkan terlalu banyak logika dalam memutuskan untuk melakukan sesuatu. Sebab, tidak akan ada keberhasilan, jika berangkat dari keragu-raguan dan ketakutan. Dan substansi dalam ayat Kursi, surat Iftitah, serta doa-doa lainnya yang dilaksanakan pada akhir tahun dan untuk menapaki tahun baru Islam, merupakan langkah konkrit sebuah kreasi dan inovasi untuk melawan orang-orang yang tidak baik dalam berpikir. Bagi pejabat instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Bupati berharap kedepan harus bersatu dan berpikir positif, serta tidak hanya berpikir untuk dirinya sendiri. Karena Hadits Nabi, “Barang siapa hari ini lebih baik dari hari kemarin, ialah orang beruntung, dan jika hari ini sama dengan hari kemarin, maka merugi. Serta jika hari ini lebih buruk dari hari kemarin, maka celakalah orang tersebut”. Sementara itu KH. D. Zawawi Imron dalam refleksinya berharap, sebagai manusia harus menghargai waktu. Karena dalam filosofi Islam, usia manusia bertambah, berarti umurnya juga berkurang. Untuk itu, harus diisi dengan berbagai kebaikan, amal sholeh dan kreatifitas. Kegiatan yang dihadiri para tokoh ulama, tokoh masyarakat, anggota Forpimda, SKPD dan perwakilan para pemenang Lomba Gerak Jalan Sholawat tersebut, juga dilakukan pemberian hadiah kepada para juara Gerak Jalan Sholawat. ( Ren, Esha )