Sumenep-Kominfo News Room : Sembilan puluh delapan tahun yang lalu, tepatnya tanggal 20 Mei 1908, berdirilah organisasi Boedi Oetomo yang kemudian dikenang sebagai Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas). Saat itu bangkitlah suatu kesadaran tentang kesatuan kebangsaan untuk menentang kekuasaan penjajahan Belanda yang telah berabat-abat lamanya berlangsung di tanah air Indonesia. Demikian sambutan tertulis Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Dr. H. Sofyan A. Djalil yang dibacakan Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM ketika bertindak selaku Inspektur Upacara pada peringatan Harkitnas ke 98 tahun 2006 di halaman Kantor Bupati, Sabtu (20/05) yang dihadiri Muspida, Ketua DPRD, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Asisten Sekda, Kepala Dinas, Badan, Kantor, Bagian dilingkungan Pemkab Sumenep, serta diikuti TNI/Polri, KORPRI, Linmas, Pemuda, Pelajar dan Organisasi Perempuan. H. Sofyan A. Djalil menegaskan, perjuangan panjang itu akhirnya mencapai puncaknya pada kemerdekaan bangsa, yang diproklamirkan pada tanggal 17 Agustus 1945. Negara kita, seperti ditegaskan oleh para pendirinya, adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang ditegakkan berdasarkan prinsip negara hukum. Karena itu, lanjut H. Sofyan A. Djalil, NKRI pada dasarnya mengelola kekuasaan berdasarkan hukum, bukan berdasarkan kekuasaan. Hukum adalah kekuasaan, bukan kekuasaan adalah hukum. Dikatakannya, semangat pemerintahan sekarang ini, seperti yang diamanatkan oleh tuntutan rakyat dalam gerakan reformasi adalah untuk menciptakan good governance dengan menyelenggarakan pemerintahan yang bersih dan anti Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Pengusutan terhadap pelaku KKN terus dilakukan, tidak pandang bulu, dan sudah banyak pejabat negara yang diusut dan kemudian dipenjarakan. Jika kita gagal memberantas KKN, maka nasib rakyat semakin sulit diperbaiki, dan pemerintahan ini akan gagal mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya sendiri, kata H. Sofyan A. Djalil. Sementara pelaksanaan Harkitnas ke 98 tahun 2006 dengan tema “Dengan Jiwa Kebangkitan Nasional Kita Satukan Semangat Kebangsaan Untuk Memperkuat NKRI� di Kabupaten berlangsung dengan khitmad dan secara serentak juga dilaksanakan di tingkat Kecamatan. Usai upacara bendera Harkitnas ke 98, Bupati juga menyerahkan bantuan tambahan gisi untuk 2 Panti Asuhan, yakni Panti Asuhan Al-Istiqomah Desa Pabian Kecamatan Kota, Panti Asuhan Nurul Muhlisin Desa Pakondang Kecamatan Rubaru, dan pengharagan kepada pemenang Lomba Macopat se Jawa Timur atas nama Sanawan dan Sumiati, selain itu kegiatan lain yang mewarnai Harkitnas ke 98 ini dilaksanakan Bhakti Sosial Donor Darah di PMI Sumenep. ( Esha, Yasik, JuP-02,31,32 )