News Room, Sabtu ( 12/02 ) Setelah baru terbentuk kepengurusan Forum Komunikasi Antar Badan/Lembaga Keswadayaan Masyarakat (FKA BKM/LKM) Kecamatan Kota Sumenep dan Kalianget, para relawan lintas Desa dan Kelurahan ini diharapkan terus berupaya menggait canneling dari seluruh sektor yang ada di Kabupaten Sumenep dan luar Sumenep. “Jadi, para relawan BKM yang selama ini sudah dianggap mampu melaksanakan kegiatan membangun kemandirian melalui bantuan langsung masyarakat (BLM) PNPM-MP, diharapkan betul-betul bisa membuka akses keluar,”ujar H. Sabenih ST, MT selaku Koordinator Kelompok Belajar Perkotaan (KBP) Kabupaten Sumenep. Menurutnya, sudah saatnya para relawan BKL/LKM yang ada di Kecamatan Kota Sumenep dan Kalianget dapat mengembangkan kegiatan pembangunan melalui pemberdayaan masyarakat di Desanya masing-masing melalui kegiatan canneling yang diupayakan melalui FKA BKM/LKM tersebut. Sebab, tegas H. Sabenih, ada kemungkinan tahun ini untuk Kecamatan Kota Sumenep dan Kalianget sudah tidak lagi mendapat program yang sifatnya BLM. Apalagi untuk Kecamatan Kalianget sudah masuk predikat Passing Out dan diharapkan Kecamatan Kota Sumenep juga masuk kategori yang sama. Sementara Koordinator FKA BKM/LKM Kabupaten Sumenep, M. Ghofur, S.Pd mengaku dalam waktu dekat akan berupaya memperkokoh organisasi relawan di 2 Kecamatan itu, sehingga respon para pemangku kebijakan di Sumenep akan betul-betul antusias terhadap program yang akan kami laksanakan. “Disamping melakukan canneling kepada masing-masing instansi di Kabupaten Sumenep, pihaknya juga akan berupaya melakukan penawaran cannelling dengan perusahaan-perusahaan besar yang ada di Sumenep,”ujar Ghofur. Pria yang juga Koordinator BKM “Sejahtera” Desa Kalianget Timur ini, berharap meskipun beberapa BKM/LKM sudah dianggap mampu melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat secara mandiri, namun pihaknya berharap fasilitator Kelurahan, Askot dan KMW juga bisa menjembatani program cannelling yang diharapkan. “Kami berharap, disamping upaya para relawan untuk memperkuat cannelling, hendaknya para pendamping juga ikut menfasilitasi,”tambahnya. Karena itu menurut Ghofur, hendaknya Pemerintah juga menganjurkan kepada seluruh Satker dibawah, terkait dengan Program Cannelling yang diharapkan mulai dari pusat hingga daerah tersebut. ( Ren, Esha )