DPRD Sumenep News: Rencana membentuk lembaga kesenian tampaknya menjadi perhatian serius para seniman di Sumenep. Mereka merasa lembaga kesenian lama, yaitu Dewan Kesenian Sumenep (DKS), selama ini dianggap belum memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan seni di Kabupaten Sumenep. Untuk merealisasikan keinginan tersebut, 13 seniman yang tergabung dalam Forum Komunikasi Seni (FKS), Rabu (12/03) lalu, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Sumenep guna melakukan audiensi dengan pimpinan DPRD dan pimpinan komisi B. Tujuan mereka ialah meminta dukungan khususnya kepada pihak legislatif terhadap pembentukan wadah kesenian yang menampung para komunitas seni di Kabupaten Sumenep. Kedatangan kelompok yang mewakili berbagai komunitas seni di Kabupaten Sumenep ini diterima langsung oleh Ketua DPRD, Wakil Ketua DPRD, wakil ketua dan anggota komisi B di ruang Panmus. Ketua DPRD, Drs. KH. Abuya Busyro Karim, MSi menyambut baik terbentuknya Forum Komunikasi Seni (FKS) yang mewadahi komunitas seni di Kabupaten Sumenep dan mengharapkan independensi lembaga seni ini tetap terjaga dalam setiap aktifitas seni mereka. Menurut Drs. H. Ahmad Halili Alif, Ketua FKS, menjelaskan bahwa ide pembentukan forum kesenian ini diawali pertemuan - pertemuan informal antar seniman yang kemudian memunculkan gagasan untuk menampung para komunitas seni dalam satu wadah sehingga akhirnya terbentuklah FKS sebagai representasi kelompok seni di Kabupaten Sumenep. Terkait dengan harapan dan keinginan para seniman untuk membentuk wadah kesenian menggantikan Dewan Kesenian Sumenep (DKS) lama yang sudah demisioner dan habis masa baktinya, KH. Busyro memberikan masukan agar lembaga baru yang akan dibentuk dipertegas dulu eksistensinya melalui pengukuhan kepengurusan sebelum menyelenggarakan pagelaran seni budaya dan musyawarah budaya. Sedangkan persoalan internal dengan Dewan Kesenian Sumenep (DKS) lama hendaknya terlebih dahulu diselesaikan agar nantinya keberadaan lembaga kesenian yang baru dapat lebih mudah menjalin interaksi dan komunikasi khususnya dengan pihak eksekutif. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Sumenep, Jamaluddin, SE mengharapkan komunitas seni yang tergabung dalam Forum Komunikasi Seni (FKS) untuk ikut menjaga dan melestarikan kearifan budaya lokal agar tidak tergerus oleh ancaman budaya global modern. Diakhir pertemuan, Ketua DPRD Kabupaten Sumenep menyampaikan terima kasih kepada Forum Komunikasi Seni (FKS) yang telah hadir guna memberikan sumbangan ide dan pemikiran bagi kemajuan kesenian di Kabupaten Sumenep. (Bim, Humas & Publikasi Sekretariat DPRD Sumenep).