Media Center, Sabtu ( 06/05 ) Akhirnya kegiatan Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka Kwarda Jawa Timur Zona X Sumenep Madura resmi ditutup. Penutupan dilakukan oleh Wakil Ketua Harian Kwarda Jawa Timur, H. AR. Purwadi, pada Jumat malam (05/05) di Desa Kebunangung Kecamatan Kota Sumenep.
Hadir dalam kegiatan penutupan Festival Wirakarya Kampung Kelir tersebut sejumlah Pengurus dari Kwarda Jawa Timur, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sumenep, Drs. Hadi Soetarto, M.Si, anggota Forpimda Sumenep, serta para anggota Mabicab Sumenep, Pengurus dan Pelatih Kwarcab Sumenep, Tim dari Jawa Pos, dan pendukung lainnya.
Dalam sambutannya Kak Purwadi yang menggantikan Ketua Kwarda Jawa Timur, H. Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka di Zona X ini, dan masyarakat setempat yang telah bahu-membahu dan guyup dalam mensukseskan pengecatan kampung kelir khususnya di Desa Kebunangung.
“Sesuai dengan tema Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka, yakni warna-warni indah menuju kampung yang bersih, indah, aman dan sehat, sehingga melahirkan generasi hebat yang unggul dan sukses sebagai kader pengganti pendahulunya.”ungkapnya.
Hal tersebut diakui Purwadi, karena semua memegang prinsip kerja dengan kebersamaan pasti bisa dilakukan. Karena itu edukasi yang telah dihasilkan semoga terus dikenang oleh masyarakat dan bisa berkembang ke desa-desa lainnya. Disamping itu para peserta selain melakukan tugas mulia juga bisa saling memupuk silaturrahim sesama Pramuka dan masyarakat.
Sementara Dalam kesempatan tersebut Gus Ipul sempat menyampaikan sambutan melalui Video yang dikirim via WhatsApp yang diperlihatkan kepada peserta Festival Wirakarya Kampung Kelir karena ketidakhadirannya pada kesempatan tersebut. Dalam video berdurasi tidak sampai lima menit tersebut orang nomor satu di jajaran Pramuka Jawa Timur itu, berharap kerelaan peserta yang telah menyelesaikan kampung kelir, sehingga diharapkan pula dapat menyelesaikan masalah sosial dengan menjadikan kampung yang bersih, sehat dan aman serta menjadi tempat destinasi wisata.
“Festival Kampung Kelir merupakan salah satu produk Kwarda Jatim dalam menjadikan kampung yang bersih dan asri serta dapat memotivasi setiap warga untuk peduli dan memelihara gotong-royong.”ungkapnya.
Sementara dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan kuis pintar dan berhasil meraih juara berurutan untuk Juara Putra dari Kwarcab Sampang, Sumenep, Sumenep, Bangkalan dan Kwarcab Pamekasan. Sedangkan juara Putri berurutan peserta dari Kwarcab Sampang, Bangkalan, Sumenep, Pamekasan dan Kwarcab Sumenep. Untuk Juara I dan Juara II akan diadu kembali di Kwarda Jatim untuk bisa terus lolos ke Korea. ( Ren, Fer )