Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 03-02-2008
  • 593 Kali

FAM-S Tolak Gelar Kepahlawanan Mantan Presiden Soeharto

News Room, Sabtu ( 02/02 ) Pemberian gelar pahlawan bagi mantan Presiden RI ke 2, Soeharto terus mendapat reaksi keras dari berbagai elemen masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa. Terbukti, puluhan pemuda yang mengatasnamakan Front Aksi Mahasiswa Sumenep (FAM-S), Sabtu pagi (02/02) menggelar aksi penolakan Soeharto sebagai pahlawan. Sambil membawa poster yang bertuliskan permintaan agar kasus hukum Soeharto diwariskan kepada keluarganya, mereka juga berorasi tentang penolakan predikat kepahlawanan bagi Jenderal Besar Soeharto itu. Koordinator Lapangan (korlap) FAM-S, Eko Wahyudi mengatakan, aksi itu bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat utamanya Sumenep, bahwa mantan Presiden Soeharto tidak layak menyandang gelar pahlawan, tapi yang lebih tepat sebagai pembelajaran tokoh sejarah kejahatan HAM di Indonesia. Aksi damai yang digelar di depan Taman Adipura tersebut, merupakan dukungan moral terhadap proses hukum Soeharto agar cepat dilakukan dan diharapkan kasus tersebut diwariskan kepada anak cucu Soeharto. Karena, dirinya melihat selama ini hukum di Indonesia yang menangani kasus Soeharto masih terkesan semu atau tidak ada kejelasan, padahal pengusutan terhadap kasus Soeharto sudah berlangsung sejak reformasi dikumandangkan, namun hingga saat ini kasus Soeharto tidak kunjung ada kejelasan. Eko menjelaskan, dalam aksi itu juga dilakukan aksi teatrikal, sebagai penyegaran terhadap kejahatan HAM yang terjadi pada era baru saat Soeharto berkuasa. Karena itu, mahasiswa Sumenep betul-betul meminta kepada penguasa sekarang, agar segera melakukan eksekusi terkait proses hukum Soeharto, yang menyebabkan Indonesia mengalami keterpurukan perekonomian. ( Nita, Esha )