News Room, Jumat ( 14/11 ) Pemberangkatan, pelaksanaan hingga pemulangan Jamaah Haji asal Kabupaten Sumenep terus dilakukan evaluasi, sehingga diharapkan dapat terus dilakukan pembenahan, agar para Jamaah Haji bisa dengan nyaman melaksanakan ibadah rukun Islam ke 5 ini. Kasi Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Drs. Abd. Azis, M.Si mengungkapkan, pada umumnya pelaksanaan ibadah haji tahun ini berjalan tertib dan lancar. Dan sebagain besar para Jamaah Haji asal Sumenep sudah melaksanakan berbagai persyaratan sesuai prosedur. “Hanya saja, memang masih ada beberapa yang terpaksa barang-barang bawaan, seperti rokok, minyak yang membawa lebih, terpaksa disita oleh petugas imigrasi di Surabaya,”ungkapnya. Padahal tegas Azis, pihaknya sudah seringkali memberikan sosialisasi, agar jamaah tidak membawa barang melebihi kapasitas dan ketentuan yang ada. Termasuk saat kepulangan dari Tanah Suci Mekkah, yang memang tidak boleh membawa barang dan sahara lebih dari 32 kilogram, sehingga ada jamaah yang terpaksa tidak bisa membawa air zam-zam, karena bawaannya sudah melebihi ketentuan. Jadi, hal tersebut terus menjadi perhatian serius yang harus dipatuhi oleh para Jamaah Haji, agar tidak merugikan para jamaah sendiri. “Jika harapan jamaah memang menginginkan mereka tetap dibolehkan membawa barang, namun pihak penerbangan sudah memiliki Standart Operasional Prosedur (SOP) yang harus dipatuhi demi keselamatan bersama,”tandasnya. ( Ren, Esha )