Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 27-07-2012
  • 625 Kali

Evakuasi Imigran Gelap Di Sumenep Gunakan KRI Tongkol 813

News Room, Jumat ( 27/07 ) Evakuasi imigran gelap asal Irak dan Iran sebanyak 58 orang, yang terdampar di Pulau Gua-gua, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, menggunakan KRI Tongkol 813 milik TNI-AL. Kapolres Sumenep, AKBP Dirin menjelaskan, KRI Tongkol saat ini sudah sampai di Pulau Gua-gua, namun belum bisa merapat ke pelabuhan karena kendala teknis. “Rencananya hari ini 58 imigran dan 3 ABK itu akan dibawa ke Surabaya. Kemungkinan besar Jumat (27/07) sore, para imigran tersebut dievakuasi,”kata Kapolres Sumenep, Jumat (27/07). Dari hasil pemeriksaan sementara, kata Kapolres, 33 imigran diantaranya berkewarga negaraan Iran, dan 25 lainnya berasal dari Irak. “Semua imgiran tersebut dalam kondisi sehat, termasuk 3 ABK-nya. Hanya nakhodanya sampai saat ini belum ditemukan. Sedangkan, kapal kayu pengangkut imigran ditemukan kandas sekitar 1 kilometer dari lokasi terdamparnya imigran gelap tersebut,”terangnya. Kapolres mengungkapkan, kasus imigrasi akan ditangani langsung oleh petugas kantor Imigrasi di Surabaya. Dan, ABK-nya akan diperiksa Polda Jawa Timur. “Sementara, nahkoda kapal masih belum diketahui keberadaannya. Nah, untuk bangkai kapal kayu pengangkut imigran itu, kami masih melakukan koordinasi lagi, apakah juga akan ditarik ke Surabaya atau ke Kalianget,”ungkapnya. Kapolres menambahkan, berdasarkan pengakuan ke 3 ABK ketika diperiksa anggota Polsek Raas, bahwa para imigran itu berangkat dari Surabaya menuju Bali. “Itu informasi awal yang diberikan para ABK. Pastinya tujuan para imigran tersebut akan diselidiki lebih lanjut oleh Polda Jatim. Karena kasus ini diambil alih Polda Jatim, untuk penegakan hukum ABK. Sedangkan 58 imigran ditangani Kantor Imigrasi di Surabaya,”pungkasnya. ( Nita, Esha )