News Room, Rabu ( 09/03 ) Mengentaskan kemiskinan perlu kepedulian dan keterlibatan semua pihak, utamanya masyarakat sekitar yang memiliki andil besar untuk mengentaskan kemiskinan. Karena itu, melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan (PNPM-MP) khususnya di Desa Kacongan Kecamatan Kota Sumenep, mencoba untuk memberdayakan masyarakat kurang mampu melalui kegiatan kegiatan pelatihan. Salah satunya yang dilaksanakan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) “Anugerah” Desa Kacongan melalui Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) “Sakura 1” menyelenggarakan kegiatan sosial berupa “Pelatihan Bordir”. Yang diikuti sebanyak 10 orang peserta yang semuanya perempuan. “Diharapkan melalui kegiatan pelatihan bordir dimaksudkan untuk meningkatkan mutu keterampilan bagi masyarakat khususnya yang kurang mampu dalam upaya menjadikan wira usaha yang unggul dan mandiri.”Ujar Ketua KSM “Sakura 1” Kustini. Dijelaskan, dengan diadakannya pelatihan tersebut maka keterampilan masyarakat akan bordir semakin bertambah dan nantinya akan menjadi peluang bagi para peserta pelatihan dalam berwirausaha sendiri. Dan membuka peluang usaha baru bagui masyarakat yang selama ini tidak memiliki keahlian. Ditambahkan, materi yang diberikan padat pelatihan bordir yakini, perkenalan alat-alat membordir, peragaan pemakaian peralatan border, cara menjiplak kertas di atas motif yang diinginkan dengan kertas minyak, cara memindahkan gambar dari kertas minyak ke kain, sesuai keinginan, dengan kertas karbon yang telah disiapkan, serta cara pemasangan midangan di atas kain yang sudah bergambar dan cara membordir dengan mesin bordir. Sementara Unit Pengelola Sosial BKM “Anugerah”, Moh. Ikbal menjelaskan kegiatan bidang sosial memang banyak digunakan untuk kegiatan pelatihan, seperti menjahit dan bordil. Sebab, masyarakat sangat respon terhadap kegiatan pelatihan jahit-menjahit seperti itu. “Ini untuk memberdayakan masyarakat sendiri, mereka bermusywarah sendiri untuk melaksanakan kegiatan ketermpilan yang diinginkan masyarakat dan diharapkan menjadi sandaran hidup mereka dikemudian hari,”pungkasnya. ( Ren, Esha )