News Room, Sabtu ( 21/09 ) Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan (PPIP) Kabupaten Sumenep Tahun Anggaran 2013, yang banyak diprioritaskan ke wilayah kepulauan, mendapat respon positif Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Sumenep, Marki Suseno. Hal tersebut dinilai wajar, karena selama ini keberadaan infrastruktur di kepulauan masih banyak yang memprihatinkan. “Saya lihat sendiri banyak infrastruktur di kepulauan yang sangat memprihatinkan, seperti di Kepulauan Kangean, tepatnya di Desa Laok Janjang misalnya, masyarakat disana kesulitan untuk lewat jika musim hujan,”ujarnya. Dijelaskan, jangankan untuk mobil atau angkutan lainnya, untuk sepeda motor dan jalan kaki saja sangat kesulitan jika musim hujan, karena menjadi kubangan air dan licin, sehingga tegas Kades di Kecamatan Lenteng ini sangat membutuhkan pengaspalan, karena sebelumnya hanya pengerasan jalan saja. Jadi, sebagai Ketua AKD yang harus mengakomodir kepentingan semua Desa, sangat setuju, jika infrastruktur pembangunan seperti kegiatan PIPP tahun ini hampir 50 persen lebih untuk kepulauan. Apalagi program yang memberdayakan masyarakat seperti PNPM dan semacamnya, pelaksanaan dan kualitasnya dijamin terjaga dengan baik. “Sebab, masyarakat merasa memiliki jika dilaksanakan secara swakelola dan swadaya, berbeda dengan yang dilaksanakan rekanan yang kadang dilaksanakan tanpa pamit dan belum 3 bulan sudah rusak,”tandasnya. ( Ren, Esha )