Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 28-01-2011
  • 662 Kali

Dugaan Penyimpangan Jasmas, LSM Hearing Dengan Komisi C

News Room, Jum’at ( 28/01 ) Terkait banyaknya kasus dugaan penyimpangan pelaksanaan program Jaring Sosial Masyarakat (Jasmas) yang merupakan program Porpinsi Jawa Timur yang dilaksanakan melalui jaring aspirasi anggota DPRD Jatim, khususnya di Kabupaten Sumenep, sejumlah LSM di Sumenep menggelar hearing dengan Komisi C DPRD Sumenep. Usai mengikuti hearing di ruang Komis C DPRD Sumenep, salah seorang aktifis LSM Titian Demang Sumenep, Ach. Maulidi mengaku respon Komis C cukup bagus dalam menanggapi masukan dari masyarakat. Karena itu, pihaknya berharap ada action dari hasil hearing saat ini. “Kami berharap dalam waktu dekat, Komisi C bisa memfasilitasi pertemuan kami dengan semua elemen yang terlibat dalam pelaksanaan program Jasmas di Kabupaten Sumenep,”ujar aktifis asal Pulau Giligenting ini. Menurutnya, sejumlah permasalahan yang terjadi dalam program Jasmas, yakni tentang indikasi adanya permainan jual beli program terhadap oknum pengurus Partai dan antek-anteknya dibawah, serta berbagai kegiatan yang dilaksanakan tidak sesuai dengan harapan masyarakat maupun pemerintah, sehingga terkesan, program tersebut asal terlaksana tanpa melihat kwalitas maupun aturan pelaksanaan. Hal itu tegas Maulidi, karena sudah sejak awal banyak permainan, sehingga jelas sampainya dibawah tidak sesuai yang diharapkan. Seperti halnya yang ditemukan di Kecamatan Bluto, Saronggi, Kecamatan Talango dan sebagainya. Mulai dari pembebasan lahan yang masih banyak bermasalah. Hingga pada pembangunannya yang asal-asalan, sehingga dana milyaran rupiah itu hanya dijadikan ajang permainan ditingkat elite politik saja. Sementara Sekretaris Komisi C DPRD Sumenep, Dekky Purwanto, SH menjelaskan, permasalahan yang dilaporkan sejumlah LSM di Sumenep tersebut tetap ditampung. Sebab, pihaknya masih perlu memanggil pihak teknis, serta leading sektor yang ada, sehingga nantinya diharapkan bisa diketahui persoalan yang terjadi sebenarnya. “Jadi, masukan LSM itu tetap kami tampung dan dalam waktu dekat kami akan mengundang Satker maupun pihak terkait untuk mengklarifikasi laporan masyarakat tersebut,”ungkas politisi PDIP ini. ( Ren, Esha )