Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 11-09-2012
  • 604 Kali

Dua Korban Kapal Tenggelam Ditemukan Tewas

News Room, Selasa ( 11/09 ) Pencarian aparat Kepolisian Resort (Polres Sumenep) terhadap 4 anak buah kapal (ABK) KLM Bunga Cahaya, yang hilang saat kapal tenggelam membuahkan hasil. Selasa (11/09) pagi, sekitar pukul 06.00 WIB, 2 dari 4 ABK, yakni Sumar (38), dan Busin (40), warga Pasean, Kabupaten Pamekasan, ditemukan dipinggir pantai Desa Bancamara (Pulau Gili Iyang), Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, dalam keadaan meninggal dunia. Kabag Operasional Polres Sumenep, Komisaris Polisi Edy Purwanto menjelaskan, kondisi kedua mayat kapal tenggelam itu, masih bisa dikenali, sehingga polisi langsung menghubungi masing-masing keluarganya. "Kedua mayat korban kapal tenggelam tersebut, sudah kami evakuasi. Dan, mayat korban langsung diserahkan pada keluarganya,"kata Edy, Selasa (11/09). Sedangkan untuk dua korban lainnya, yakni Sulik (35), dan Muslih (30), yang juga warga Pasean, Kabupaten Pamekasan, kata Edy, masih belum ditemukan. "Penyisiran disekitar tempat kejadian perkara (TKP) masih terus kami lakukan, guna mencari dua korban lainnya yang belum ditemukan,"terangnnya. Sebelumnya, KLM Bunga Cahaya milik H. Yusuf, warga Pasean, Pamekasan, tenggelam di perairan Giliyang. Kapal tersebut mengangkut garam dan mangga dengan tujuan Kalimantan. Kapal berangkat dari Pelabuhan Kalianget pada Sabtu (09/09) kemarin, sekitar pukul 13.00 WIB, namun pada tengah malam, kapal tenggelam. Musibah tersebut diduga terjadi karena matinya mesin pompa pembuangan air. Akibatnya, air masuk ke kapal dan kapal pun tenggelam. Kapal tersebut mengangkut enam ABK. Dua diantaranya selamat, yakni Hamid (38), dan Misnoto (35). Sedangkan empat lainnya hilang, yakni Sumar (38), Sulik (35), Busin (40), dan Muslih (30), semuanya warga Pasean, Kabupaten Pamekasan. ( Nita, Esha )