News Room, Senin ( 09/02 ) Draft Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2009, dari Tim Anggaran (Timgar) Eksekutif, hingga saat ini tidak kunjung disetor ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep. Dikarenakan, Rencana Kegiatan dan Anggaran (RKA) dari Dinas Pendidikan (Disdik) setempat belum disetor. Anggota Panitia Anggaran (Panggar) DPRD Sumenep, H. Raud Faiq Jakfar, mengatakan, sebenarnya draft RAPBD 2009 sudah rampung. Hanya saja, berdasarkan informasi yang diberikan Timgar Eksekutif, belum menyetorkan ke Dewan, karena masih menunggu RKA Dinas Pendidikan. “Jadi, Timgar cuma menunggu RKA Disdik, karena Satuan Unit Kerja (Satker) lainnya sudah masuk ke Timgar,â€Âujarnya. H. Aud mengaku sangat menyesalkan molornya RKA Disdik itu, sebab hal itu akan menunda pembahasan RAPBD 2009. “Kalau sampai tanggal 20 Pebruari draft RAPBD 2009 tidak disetor, dipastikan APBD 2009 akan di dok pada bulan Maret 2009 nanti,â€Âkatanya. Padahal, pada bulan Maret 2009 merupakan sibuk-sibuknya anggota Dewan yang akan duduk kembali memperebutkan kursi Dewan. Sementara itu, Kasubag Keuangan Disdik Kabupaten Sumenep, Drs. Moh. Sidik, membantah, kalau pihaknya tidak menyetor RKA. Sebab, RKA itu sebenarnya sudah disetor ke Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD). Namun, RKA itu ternyata dikembalikan ke Disdik, karena ada satu program yang harus direvisi, yakni pengadaan mobil dinas (Mobnas) Avanza untuk 5 orang, dan 27 unit kendaraan bermotor roda dua, tidak boleh dikeluarkan tahun ini. “Jadi, Disdik bukan tidak menyetor RKA, tapi karena ada item yang harus direvisi, maka terpaksa diperbaiki lagi,â€Âtegas Moh. Sidik, kepada wartawan dikantornya, Dr. Cipto, Sumenep, Senin (09/02). Ia menjelaskan, program itu bakal digantikan kepada bantuan keuangan kepada 10 lembaga pendidikan. Namun, hal itu masih akan dirapatkan terlebih dahulu. “Dipastikan RKA itu bakal disetor ke Dinas PPKAD pada Selasa (10/02),†pungkasnya menambahkan. ( Nita,Esha )