Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 22-12-2008
  • 509 Kali

DPS Minta Dibentuk Tim Ahli Pendidikan

News Room, Senin (22/12) Belum tercapainya anggaran pendidikan 20 persen, membuat Dewan Pendidikan Sumenep (DPS) bergerak tegas menyikapi kondisi pendidikan. Terbukti, demi tercapainya anggaran pendidikan 20 persen, maka DPS bakal mengawal usulan-usulan yang sudah dilayangkan ke Pemerintah Kabupaten Sumenep. Bentuk pengawalan yang akan dilakukan DPS itu, dengan meminta Pemkab melalui instansi terkait, supaya membentuk tim ahli pendidikan yang melibatkan orang-orang profesional di bidang pendidikan, seperti halnya profesor. “Tim ahli itu, nantinya diharapkan akan menjadi konsultan pendidikan. Sehingga, mutu pendidikan di Sumenep bisa ditingkatkan,” kata Wakil Ketua DPS, Dr. Ida Ekawati, MP, kepada wartawan di kantornya, Jalan Trunojoyo, Sumenep, Senin (22/12/2008). Ida berharap, usulan DPS itu diperhatikan oleh Pemkab, karena usulan itu merupakan aspirasi dari masyarakat, dan demi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Sumenep. “Jika anggaran pendidikan 20 persen sudah tercapai, kami juga berharap kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Setempat, agar betul-betul mempersiapkan diri secara profesional, dalam mengolah atau mempergunakan anggaran itu,” pintanya. Ida menyatakan, tidak ingin anggaran itu digunakan tidak tepat sasara. Sebab, anggaran tersebut untuk kepentingan pendidikan masyarakat Sumenep. “Pemenuhan peningkatan mutu pendidikan itu, sesuai dengan PP No.15 tahun 2005, tentang standart nasional pendidikan. Makanya, kami sangat antusias mengawal anggaran pendidikan 20 persen terpenuhi,” katanya menambahkan.(Nita)