Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 07-12-2006
  • 497 Kali

DPRD SUMENEP MINTA TIM KELANGKAAN BBM LAKUKAN INISIATIF PENGAWASAN

Sumenep-Kominfo News Room : Tim Kelangkaan BBM Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk melakukan pengawasan dan pemantuan harga jual minyak tanah ditingkat bawah, pasalnya dengan kelangkaan minyak tanah itu, harga jualnya melambung naik. Ketua Komisi B DPRD Sumenep, KH. Unais Ali Hisyam mengatakan, pihaknya meminta Tim Kelangkaan BBM mengambil inisiatif melakukan pengawasan harga jual minyak tanah, pasalnya akhir-akhir ini dibeberapa daerah disinyalir harga jual minyak tanah sudah melampui HET (harga eceran tertinggi), karena itu Tim harus bersikap tegas dalam memberikan sanksi bagi pelaku bisnis minyak tanah yang diketahui menjual diatas HET. Terkait dengan upaya penambahan suplay minyak tanak ke Pertamina, pihaknya sangat mendukung langkah tersebut, karena akan meringankan kesulitan masyarakat terhadap kebutahan minyak tanah. Sementara itu Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Dearah, H. Achmad Sadik, S.Sos menuturkan, jumlah agen minyak tanah yang tersebar di Sumenep sebanyak 14 agen dan 133 pangkalan, namun harga jual minyak tanah, terutama didaerah perkotaan masih relatif wajar dari HET, tetapi kalau harga jualnya mencapai sebesar Rp. 2.700,00 sudah melanggar ketentuan. H. Achmad Sadik menambahkan, kelangkaan minyak tanah bukan karena berkurangnya jatah dari Pertamina, tetapi penggunaan minyak tanah itu semakin tinggi. Seiring dengan kenaikan BBM, fungsi minyak tanah tidak hanya untuk kebutuhan rumah tangga saja, namun juga untuk kebutuhan bahan campuran bahan bakar lainnya. ( Yasik, Esha )