Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 15-03-2012
  • 478 Kali

DPR Tolak Rencana Kenaikan TDL Bertahap

News Room, Kamis ( 15/03 ) Rencana pemerintah menaikkan Tarif Dasar Listrik (TDL) secara bertahap mulai Mei 2012 mendatang, sepertinya bakal kandas. Komisi VII DPR-RI yang membidangi sektor energi mengisyaratkan bakal menolak kebijakan tersebut. Ketua Komisi VII DPR-RI, Teuku Riefky Harsya mengatakan, berbagai fraksi di Komisi VII tidak menyetujui rencana kenaikan tarif listrik. “Sebab, sudah ada kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Kalau tarif listrik naik, akan memberatkan masyarakat,”ujarnya kemarin (14/03). Dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR-RI kemarin, Menteri Energi dan Sumber Daya Meneral (ESDM), Jero Wacik kembali menyampaikan usul resmi pemerintah, terkait rencana kenaikan tarif listrik secara bertahap 9 persen. Yakni, Mei 2012 naik 3 persen, September 2012 naik 3 persen, dan Nopember 2012 naik 3 persen. Menurut Riefky, suara-suara di Komisi VII tidak menghendaki kenaikan tarif listrik pada Mei 2012, karena dianggap terlalu mepet dengan rencana kenaikan harga BBM bersubsidi pada April 2012. “Karena itu, kami minta untuk ditunda saja sampai akhir tahun atau tahun depan,”katanya. Terkait penolakan Komisi VII DPR-RI, Jero Wacik mengatakan, pemerintah menyadari alasan penolakan Komisi VII terkait dengan beratnya beban masyarakat. “Kami aka kaji masukan dari DPR-RI, agar kenaikan tarif listrik bisa diundur akhir tahun atau tahun depan,”katanya. Meski demikian, Jero Wacik mengingatkan, bahwa nilai subsidi listrik yang diajukan pemerintah dalam RAPBN Perubahan 2012 sebesar Rp. 93 triliun berdasar asumsi adanya kenaikan tarif listrik beratahap 9 persen. Karena itu, jika kenaikan tarif listrik ditolak, besaran subsidi akan naik. “Nanti itu akan dibahas dengan Menteri Keuangan,”jelasnya. ( JP, Esha )