News Room, Senin ( 08/04 ) Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (Unas) bagi siswa SLTP dan SLTA tahun 2013, Dewan Pendidikan Kabupaten (DPK) Sumenep menghimbau semua pihak, terutama panitia agar bisa menciptakan kondisi tenang, riang dan tidak mencekam pada pelaksanaan Unas nanti. Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS), Drs. KH. M. Kamalil Ersyad, M.Pd mangatakan, pelaksanaan Unas tahun ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dan lebih sulit. Sebab, ada 20 paket soal, padahal Unas tahun lalu hanya ada 5 paket soal. “Hal itu yang bisa membuat peserta Unas lebih stres. Makanya kami minta panitia Unas bisa menciptakan kondisi ruangan lebih riang dan tenang, jika kondisi ruangan semakin mencekam, maka membuat peserta Unas semakin stres,"kata KH. Kamalil Ersyad, Senin (08/04). Menurutnya, jika kondisi ruangan tidak diciptakan dengan suasana riang dan menyenangkan, dipastikan akan berdampak pada hasil Unas tersebut. Sebab, sistem Unas tahun ini sangat memberatkan bagi peserta Unas. “Semua pelaksana Unas yang ada disekitar ruangan peserta harus menciptakan kondisi yang tidak membuat siswa semakin ketar ketir menghadapi soal yang diisinya,”terangnya. Meski DPKS bukan lembaga yang berada didalam kepanitiaan, Ersyad mengaku pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap jalannya Unas dan akan memberi masukan jika pada pelaksanaannya tidak sesuai dengan harapannya. “Kami akan terus pantau pelaksanaan Unas ini. Yang jelas kami tidak ingin kondisi ruangan Unas tidak berpihak pada siswa. Siswa harus support agar tenang,”ungkapnya. Pelaksanaan Unas tahun 2013 untuk tingkat SLTA akan berlangsung tanggal 15 April dan SLTP pada tanggal 22 April mendatang. Sesuai Daftar Nominasi Tetap (DNT) peserta Unas tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) sederajat di Kabupaten Sumenep, untuk tahun 2013 mencapai 10.819 siswa, terdiri dari SMA sebanyak 4.151 siswa dengan 11 Sub Rayon, 28 lembaga penyelenggara. Lalu Madrasah Aliyah (MA) sebanyak 5.502 siswa dengan 9 Sub Rayon dan 26 penyelenggara serta 1 Sub Rayon dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan 2 lembaga pendidikan penyelenggara berjumlah 1.166 siswa. Sedangkan peserta Unas tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP)/ Madrasah Tsanawiyah (MTs) sebanyak 15.404 siswa, terbagi atas SLTP 6.729 siswa dengan 18 sub rayon dan 51 lembaga penyelenggara. Lalu MTs sebanyak 8.675 siswa, dengan 3 Sub Rayon dan 91 lembaga sekolah sebagai penyelenggaran Ujian Nasional. ( Nita, Esha )