Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 14-06-2006
  • 394 Kali

DOLOG DIMINTA UNTUK MENARIK KEMBALI JATAH RASKIN BERKUALITAS JELEK

Sumenep-Kominfo News Room : Jatah raskin di Kecamatan Sapeken yang kwalitasnya jelek, karena jatah raskin sebanyak 69 ton untuk masyarakat kurang mampu di daerah setempat berulat dan berair itu, menjadi perhatian Pemerintah Daerah. Buktinya, Wakil Bupati Sumenep, Drs. H. Moch. Dahlan, MM menyerukan Dolog sebagai penyalur raskin diminta penjelaskan jika rakin di Sapeken memang tidak layak komsumsi dengan penyebab jeleknya kwalitas raskin tersebut, bahkan pihaknya meminta Dolog, agar jatah raskin di Sapaken itu diganti dengan kwalitas beras yang layak komsumsi. Wakil Bupati juga menerangkan, apabila jatah raskin yang tidak layak komsumsi itu dikembalikan ke Dolog, terkiat dengan biaya transportasi dan lainnya tidak dibebankan kepada Desa dan masyarakat tetapi semua dana transpotasi itu merupakan tangung jawab pihak Dolog. Ia juga mengaku, masalah raskin di kepuluan Sapeken saat ini sudah didatangi oleh Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Sumenep. Seperti yang diinforamsikan sebelumnya, Camat Sapeken, Suprayogi dan Kepala Desa Pagerrungan Besar, Moh. Hasyim mencerikan bahwa jatah raskin yang diterima untuk tahap II tahun ini, kwalitasnya berbeda dengan sebelumnya, dimana beras itu sudah berair dan berulat. Akibat kwalitas beras yang jelek itu, 9 Kepala Desa mengeluh, karena masyarakat penerima raskin enggan untuk membeli atau menebus jatah raskin tersebut. ( Yasik, Esha )