Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 14-04-2006
  • 1313 Kali

DOKTER PUSKESMAS KALIANGET TEWAS DIBUNUH

Sumenep-Kominfo News Room : Warga Marengan Kecamatan Kalianget, Kamis malam (13/04), sekitar pukul 18.00 WIB, digegerkan dengan tewasnya Dokter UPTD Puskesmas Kalianget, dr. Handoyo Tjahyono yang akrab dipanggil Donny, dengan kondisi mengenaskan. Kapolres Sumenep, AKBP Drs. Budiono Sandi, SH melalui Kapolsek Kalianget AKP Edy Purwanto mengungkapkan, sekitar lepas maghrib kemarin, pihaknya menerima laporan dari masyarakat, bahwa Dokter Puskesmas ditemukan dalam kondisi tewas mengenaskan di rumah dinasnya di Desa Kertasada Kecamatan Kalianget. Pasca laporan itu, anggota Polsek Kalianget langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP). Setelah itu, menurut Kapolsek, pihaknya langsung mengontak Polres Sumenep, meminta bantuan untuk upaya ungkap kasus tersebut. Edy memaparkan, sesampainya di TKP, mayat korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Daerah (RSD) DR. H. Moh. Anwar Sumenep untuk divisum. Kapolsek menambahkan, untuk upaya mengungkap kasus tewasnya korban, pihaknya langsung melakukan olah TKP, sesaat setelah kejadian, dan dilanjutkan hari ini Jum’at pagi (14/04). Namun, sejauh ini menurut Kapolsek, pihaknya belum menemukan modus pembunuhan itu, karena masih gelap. Polisi masih terus mengembangkan penyelidikan, untuk mengungkap siapa pelaku dan apa motif pembunuhan dokter yang berumur 49 tahun asal Pasuruan itu. Edy menerangkan, sampai saat ini, pihaknya baru mengamankan barang bukti berupa baju korban yang dikenakan saat kejadian, yang penuh bercak darah. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sumenep, IPTU Moh. Kholil mengatakan, sampai saat ini Polisi sudah memeriksa 4 orang saksi, yakni teman korban dan sopir. Kholil menuturkan, polisi masih akan terus memeriksa sejumlah saksi lain, yang dianggap mengetahui kehidupan korban, untuk membantu mengungkap motif pembunuhan korban. Jenazah korban tadi malam langsung dikremasi dan disemayamkan di kamar mayat RSD Dr. H. Moh. Anwar Sumenep, sebelum diberangkatkan ketempat kelahirannya di Pasuruan. ( Nita, Esha )