Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 17-12-2014
  • 452 Kali

Dituding Simpan Buku DAK 2010, GP Anshor Sumenep Geram

News Room, Rabu ( 17/12 ) Pimpinan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sumenep, menyikapi secara geram atas tudingan yang dilontarkan salah satu aktivis SCW, Moh. Junaidi, yang dimuat dibeberapa media cetak dan online, bahwa GP Ansor Sumenep terlibat dalam persoalan distribusi yang sedang bermasalah, berupa menyimpan buku Dana Alokasi Khusus (DAK) 2010. "Tudingan itu sama sekali tidak benar dan telah mencemarkan nama baik organisasi kami. Kalaupun ada temuan beberapa buku di gudang Sekretariat Ansor tersebut, hanyalah titipan dari seorang teman. Dan kami tidak mengetahui kondisi buku itu, apakah berasal dari DAK 2010 atau lainnya. Yang pasti, GP Ansor Sumenep tidak pernah terlibat dalam proyek apapun,"tegas Ketua GP Ansor Sumenep, Moh. Muhri, Rabu (17/12). Ia mengakui, jika buku tersebut titipan dari temannya dari Jawa Tengah, selama 2 hari, yakni Senin-Selasa (15-16/12). Dan, Rabu (17/12) ini, buku itu sudah diambil oleh pemiliknya. "Ini Sekretariat Ansor. Jadi wajar kalau dari sebagian warga Ansor ada yang menitipkan barang seperti buku, mobil, sepeda motor dan lain-lain,"terangnya. Oleh karena itu, GP Ansor Sumenep meminta Moh. Junaidi untuk meminta maaf kepada seluruh pengurus dan anggotanya melalui media cetak maupun online. "Kalau hal itu tidak dilakukan dalam waktu 2 x 24 jam. Maka kami akan menempuh jalur hukum sesuai perundang-undangan yang berlaku,"pintanya. ( Nita, Esha )