News Room, Selasa ( 13/10 ) Tingginya gelombang laut di perairan Pulau Sapeken, Kabupaten Sumenep, kembali menggulung sebuah kapal. Kali ini, kapal ikan bernama 09, tenggelam di perairan Pulau Sapeken, setelah diterjang ombak setinggi 4 meter. Peristiwa itu terjadi pada Pukul 20.00 WIB, Senin (12/10) kemarin. Peristiwa itu terjadi Senin (12/10) malam, sekitar Pukul 20.00 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa, seluruh ABK dan nakhoda kapal selamat. Kapal pengangkut ikan tersebut tenggelam di 8 mil ke arah selatan Pulau Sapeken. ABK dan nakhoda ditolong oleh nelayan setempat pada Selasa (13/10) dini hari. Salah seorang warga Pulau Sapeken, Nur Asyur mengatakan, para ABK dan Nakhoda kapal selamat setelah menggunakan drum kosong. “Mereka terombang ambing dilaut selama 20 jam, yang akhirnya ditolong oleh nelayan Sapeken,â€Âterang Nur Asyur, ketika dihubungi melalui telepon genggamnya, Selasa (13/10). Ia menjelaskan, kapal yang bermuatan 350 kilo gram ikan kerapu itu membawa 3 ABK dan dinakhodai Ilyas (36) warga Sapeken. Rencananya akan berangkat dari Pelabuhan Sapeken ke Bali. “Tapi, dalam perjalanan kapal diterjang ombak setinggi 4 meter. Kapal hilang keseimbangan dan tenggelam,â€Âungkapnya. Nur Asyur menambahkan, kondisi ombak saat ini, utamanya di Perairan Sapeken, memang membahayakan. Sehingga, pihaknya berharap kepada nahkoda kapal, supaya berhati-hati saat melakukan pelayaran. ( Nita, Esha )