Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 21-08-2021
  • 858 Kali

Dispertahortbun Ajak Santri Bertani Pisang Cavendish

Media Center, Sabtu ( 21/08 ) Salah satu program unggulan Bupati Sumenep Achmad Fauzi, SH, MH dan Wakil Bupati Dewi Khalifah, SH, MH, M.Pd.I adalah Santri Milenial Entrepreneur 2021 yakni dalam bidang produk pangan.

Sebagai upaya pemerintah daerah untuk mewujudkan program itu, dengan memberikan pelatihan pada santri tentang budidaya pisang jenis cavendish termasuk pemasarannya.

“Pemerintah daerah memprogramkan santri entrepreneur, tujuannya untuk mencetak generasi santri yang kompeten, supaya bisa bersaing di era digitalisasi industrialisasi 4.0,” kata Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (Dispertahortbun) Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, Sabtu (21/08/2021).

Pihaknya dalam pelatihan itu mengajak generasi muda atau santri untuk menghidupkan semangat bertani. Sehingga mereka berminat membudidayakan pisang Cavendish di Kabupaten Sumenep.

“Tentu saja, budidaya pisang ini sejalan dengan keinginan presiden bahwa kita harus bisa melakukan kegiatan-kegiatan yang mendukung tercapainya kedaulatan pangan, karena kedaulatan pangan salah satu tujuannya untuk menuju kedaulatan negara,” jelasnya.

Arif Firmanto mengungkapkan, komoditas pisang Cavendish memiliki potensi yang mumpuni, baik secara pembudidayaan sangat mudah serta peminatnya juga banyak.

“Kabupaten Sumenep memang sangat cocok untuk pengembangan pisang Cavendish. Jadi melalui pelatihan itu, hendaknya para santri juga bisa menjadi pembudidaya pisang tersebut,” tuturnya.

Arif Firmanto menambahkan, saat mengisi materi pelatihan, peserta sangat antusias, sehingga sangat berpeluang untuk pembudidayaan pisang di Kabupaten Sumenep.

“Peserta pelatihan itu berjumlah 60 orang yang pembekalan materinya dibagi 2 sesi, yakni sesi pertama sebanyak 30 peserta dan sesi kedua sebanyak 30 peserta,” pungkasnya.

Sementara Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumenep sebagai penyelenggara menggelar pelatihan selama dua hari pada tanggal 19 hingga 20 Agustus 2021 kemarin. Sedangkan kegiatan outdoor dilakukan di lahan pertanian Kecamatan Ganding.

Dalam pelatihan untuk santri ini dibagi empat katagori sesuai keahliannya masing-masing.

Keempat bidang itu yakni bidang digital, marketing, desain animasi, produk pangan dan skill. ( Yasik, Fer )