Media Center, Selasa ( 23/01 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura, dan Perkebunan (Dispertahorbun) berusaha memenuhi kebutuhan petani untuk meningkatkan hasil produksi pertanian melalui berbagai bantuan Alat Mesin Pertanian (alsintan), baik yang bersumber dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah.
Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Penyuluhan (Dispertahorbun) Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto kepada wartawan, Selasa (23/01) mengungkapkan, Dinas Dispertahorbun Kabupaten Sumenep saat ini fokus memberikan bantuan alsintan untuk Usaha Pelayanan Jasa (Upja) kelompok tani.
“Bahkan, untuk proposal bantuan Alsintan saat ini sudah bisa melalui aplikasi e proposal,” ungkapnya.
Dikatakan, sejumlah bantuan, baik yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) maupun dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) akan diberikan kepada kelompok tani. Karena itu, agar bantuan bisa dimanfaatkan seluruh petani, maka Dispertahorbun Sumenep sudah membentuk Upja di masing-masing kelompok tani yang menjadi brigada atau pelayanan simpan pakai bagi petani dengan dilengkapi 3 alsintan dasar, diantaranya hand tracktor dan pompa air.
Dan pada 2017 lalu, bantuan alsintan juga difokuskan pada Upja, sehingga bantuan bisa dikelola kelompok tani dan hasil jasa pinjaman masuk ke kas Upja untuk dibelikan alat pertanian lainnya secara mandiri.
“Untuk bantuan alsintan tahun 2017 akan diberikan pada tahun ini dengan alsintan jenis hand tracktor roda 2 dan roda 4 yang hingga kini masih menjadi primadona kelompok tani di Sumenep,” jelasnya. ( Ren, Esha )