News Room, Sabtu ( 11/08 ) Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep, mengajukan proposal ke Kementerian Pertanian tentang perlunya cetak sawah baru di Kecamatan Arjasa (Pulau Kangean). Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan (Disperta) Sumenep, Ir. Bambang Heriyanto, menjelaskan, pengajuan proposal itu sudah dilakukan sejak 2011 lalu, termasuk menyiapkan program pendukung untuk merealisasikan rencana pencetakan sawah baru di Kecamatan Arjasa. “Memang ada sinyal positif dari Kementerian Pertanian, dan ada peluang rencana cetak sawah baru itu direalisasikan pada tahun 2013 mendatang. Makanya, kami menyiapkan program pendukung pada tahun ini demi terwujudnya usulan tersebut,”katanya. Lahan yang dinilai layak dicetak sebagai sawah baru di Kecamatan Arjasa itu, sekitar dua ribu hektare. Dan, program pendukung tersebut akan diusulkan sebagai salah satu kegiatan pada tahun ini melalui perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). “Secara internal, pembahasan program pendukung itu sudah tuntas. Semoga saja program pendukung tersebut disetujui oleh anggota DPRD Sumenep dan selanjutnya menjadi kegiatan pada tahun ini yang dialokasikan melalui perubahan APBD,”ungkapnya. Selama ini, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, adalah wilayah yang merupakan lumbung beras sekaligus memiliki lahan tanam padi terluas di Sumenep. Rencana cetak sawah baru di Arjasa, guna meningkatkan luas lahan tanam dan produksi padi di Sumenep pada masa mendatang. Data di Disperta Sumenep, produksi padi pada 2011 sebanyak 212.984 ton Gabah Kering Panen (GKP) dengan luas lahan panen 30.125 hektar dan produktivitas rata-rata sebanyak 7,07 ton per hektar. Sementara lahan tanam dan panen padi terluas di Sumenep berada di Kecamatan Arjasa, yakni sekitar tujuh ribu hektare. Lahan tanam padi di Sumenep tersebar di 26 dari 27 Kecamatan, karena 1 Kecamatan lainnya, yakni Masalembu, tidak memiliki sawah. ( Nita, Esha )