Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 07-01-2015
  • 476 Kali

Disperta Minta Petani Tak Bergantung Pada Pupuk Urea

News Room, Selasa ( 07/01 ) Terbatasnya kuota pupuk bersubsidi jenis Urea untuk Kabupaten Sumenep, pada musim tanam tahun 2015 ini, Dinas Pertanian Tanaman Pangan (Disperta) Kabupaten Sumenep meminta agar para petani tidak bergantung pada pupuk Urea. Kepala Disperta Kabupaten Sumenep, Ir. Bambang Heriyanto, M.Si menjelaskan, kuota pupuk Urea tahun ini tidak jauh dari tahun 2014. Hanya berkisar 24.000 ton. ¡°Nah, kalau menghitung kebutuhan, bisa mencapai 50.000 ton pupuk urea. Hanya terpenuhi separuhnya saja,¡±kata Bambang. Karena itu, ia meminta agar petani beralih pada pupuk jenis lain, seperti SP-36, ZA, Phonska, atau pupuk organik. ¡°Memang pola pikirnya yang harus dirubah. Pupuk itu bukan hanya Urea. Harus dibantu dengan pupuk lain,¡±ujarnya. Ia juga meminta agar para petani menggunakan pupuk sesuai takaran. Idealnya, kebutuhan pupuk per-hektar sebanyak 250 kilogram. ¡°Kemarin ada petani yang penggunaan pupuknya over. 1 hektar menggunakan pupuk hingga 800 kilogram. Ini kan luar biasa. Harusnya jangan sampai seperti itu,¡±ungkapnya. ( Nita, Esha )