News Room, Selasa ( 06/01 ) Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Disperta) Kabupaten Sumenep, melakukan sinkronisasi dengan distributor dan UPT Pertanian, terkait kuota dan kebutuhan pupuk bersubsidi tahun 2015. Kepala Disperta Kabupaten Sumenep, Ir. Bambang Heriyanto, M.Si menjelaskan, untuk kuota pupuk bersubsidi tahun 2015, sudah diterima dari Propinsi Jawa Timur. Hanya saja masih butuh sinkronisasi dengan UPT dan distributor, sebelum pupuk direalisasikan. ¡°Hari ini, Selasa (06/01) kami melakukan sinkronisasi, tujuannya untuk mengidentifikasi kebutuhan pupuk di setiap Kecamatan, agar tidak terjadi salah distribusi,¡±kata Bambang Heriyanto, Selasa (06/01). Sesuai data yang diterima, jumlah total kuota pupuk bersubsidi jenis urea sebanyak 24.000 ton. ¡°Kami akan realisasikan seluruh pupuk bersubsidi itu terhadap petani di Sumenep,¡±terangnya. Bambang mengungkapkan, lahan yang tersedia di Sumenep seluas 25.185 hektar, namun jika dibandingkan dengan kuota pupuk memang kurang. ¡°Kalau saja per-hektar membutuhkan 200 kilogram, maka pupuk yang dibutuhkan sekitar 50.000 ton lebih, tapi ternyata kuota hanya 24.000 ton. Ya mau bagaimana lagi, harus disebar sesuai kuota yang ada,¡±ungkapnya. ( Nita, Esha )