News Room, Kamis (13/10) Prospek cerah usaha kopra yang akhir-akhir ini berkembang di Sumenep, dan sempat dilirik Komisi B DPRD Sumenep, ternyata diam-diam juga menjadi incaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) Kabupaten Sumenep. Karena itu, pada tahun mendatang akan diupayakan diprogramkan bantuan terhadap kelompok home industri kopra yang ada di Sumenep. Kepala Disperindag Kabupaten Sumenep melalui Kepala Bidang Perlindungan Konsumen dan Promosi Diperindag Sumenep, H. Taufiq Budianto, S.Sos kepada News Room, Kamis (13/10) dikantornya mengungkapkan usaha kopra saat ini memang lagi buming di kalangan masyarakat. Sehingga, perlu pemberdayaan untuk mengangkat usaha mereka menjadi lebih bagus. “Jadi, kami akan terus berupaya membantu mengembangkan usaha dari kelompok masyarakat kecil dengan memberikan bantuan peralatan yang bisa membantu meningkatkan produksi kopra.”Ujarnya. Ditegaskan, selama ini disejumlah Kecamatan seperti Dungkek, Batang-batang, Gapura, Batu Putih, Rubaru, Lenteng, Bluto dan sebagainya cukup banyak yang sudah mengembangkan usaha kopra meksipun dalam kapasitas kecil-kecilan. Sedangkan pengusaha dalam kapasitas besar dimiliki oleh pengusaha dari luar Sumenep. Karena itu, tugas Disperindag bagaimana memberdayakan masyarakat yang memiliki usaha kecil dan menengah untuk bersatu dalam kelompok bersama. Sehingga perkembangannya akan lebih baik serta memiliki pangsa pasar yang bagus. Sebab, diakui Taufiq selama ini jenis kopra yang di ekspor keluar memang dalam kwalitas bagus, sementara yang banyak di masyarakat bawah merupakan jenis kopra kwalitas campuran yang banyak dipergunakan untuk bahan minyak maupun bahan campuran lainnya. Direncanakan untuk tahun 2012 nanti akan diusulkan untuk bantuan alat pengeringan kopra berkapasitas sedang dengan daya hasil kering selama 8 jam. Sementara yang dilakukan secara manual bisa 3 hingga 4 hari masih tergantung cuaca. Untuk tahap awal kami sudah mengajukan dua kelompok yakni di Kecamatan Dungkek dan Rubaru. Kalau ini berhasil untuk berikutnya terus kami tingkatkan kepada kelompok pengrajin kopra lainnya.”Pungkasnya. ( Ren, y02k )