News Room, Senin ( 11/07 ) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, melakukan evaluasi terhadap keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) di depan Lapangan Giling, Kecamatan Kota setempat.
Kepala Disperindag Kabupaten Sumenep, Drs. H. Saiful Bahri, M.Si menjelaskan, pasca relokasi PKL dari Taman Adipura ke depan Lapangan Giling, arus lalu lintas di kawasan baru PKL itu meningkat.
"Memang terjadi kepadatan arus lalin di depan Lapangan Giling. Karena PKL berjubel ditambah kendaraan bermotor (ranmor) roda 2 juga masuk didalamnya,"kata H. Saiful, Senin (11/07).
Ia menuturkan, guna mengatasi kepadatan tersebut, pihaknya akan memberlakukan sistem bongkar pasang terhadap tenda PKL di depan Lapangan Giling setempat.
"Bongkar pasang tenda hanya yang ada di pinggir jalan. Sedangkan untuk tenda yang ada di lokasi dalam atau di seputar Patung Kerapan Sapi tidak diberlakukan bongkar pasang karena tidak mengganggu arus lalu lintas,"terangnya.
Sesuai rencana, lanjutnya, akses jalan menuju Lapangan Giling akan ditutup untuk roda empat mulai pukul 15.00 WIB hingga 22.00 WIB setiap hari.
“Sebenarnya, mulai pukul 14.00 WIB para PKL sudah berada di lokasi, namun stand baru buka mulai pukul 15.00 WIB,”ungkapnya.
Sebanyak 323 PKL direlokasi dari Taman Bunga (TB) ke Giling sejak Jumat (08/07). Para PKL telah memulai aktifitasnya di tempat baru tersebut. ( Nita, Esha )