Media Center, Kamis ( 20/06 ) Dinas Pariwisata Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumenep melakukan evaluasi kembali terhadap sejumlah kegiatan dalam kalender event wisata dengan mengangkat tradisi nenek moyang dulu yang masih lestari saat ini.
Kepala Disparbudpora Sumenep, Drs. Carto, MM, mengungkapkan, tradisi atau kegiatan yang dilakukan leluhur di masa lampau sebenarnya menarik untuk diangkat di kalender event wisata, agar wisatawan mempelajari budaya dan tradisi masyarakat Madura.
“Nantinya para wisatawan bisa mempelajari budaya dan tradisi masyarakat Madura, khususnya Sumenep, seperti halnya Ritual Nyadar,” ungkap Carto, Kamis (20/06/2019).
Menurutnya, Disparbudpora Sumenep akan menginventarisir kembali kalender event yang mungkin selama ini tidak dilirik dan masih tersembunyi di tengah-tengah msyarakat. Sehingga, dengan menampakkan pada wisatawan akan viral dan mulai dilirik publik.
Carto juga berharap, event wisata yang sifatnya komunitas seperti kucing, love bird, burung dara dan bekisar juga harus ikut mendukung mempublikasikan wisata Sumenep, semisal melombakan kegiatannya dengan event berskala nasional dan internasional.
“Setiap event yang dilaksanakan nantinya diharapkan banyak menghadirkan wisatawan dari luar tentunya dengan kemasan yang lebih tertata dan menarik untuk digebyar,” tambahnya. ( Ren, Fer )